Wisata Hutan Bambu Bangli Jadi Alternatif Liburan Berkesan, Penuh Kekhasan dan Keunikan 

Wisata Hutan Bambu Bangli jadi alternatif liburan berkesan. (balihotnews/dok.JayaWisata)

Balihotnews.com | BANGLI – Bali terkenal dengan daerah wisatanya terutama keindahan pantai yang sangat dipuji banyak orang.

Tidak hanya pantai, Bali juga memiliki hutan bambu yang tidak kalah eksotis.

Tempat ini mungkin bisa menjadi pilihan dalam paket wisata Bali sebagai tujuan liburan mendatang.

Berikut informasi menarik mengenai objek wisata Hutan Bambu Bangli Bali.

Lokasi, Rute, dan Harga Tiket Masuk Hutan Bambu Bangli

Wisata hutan bambu ini berlokasi tepatnya di Kabupaten Bangli, yaitu di Desa Adat Penglipuran yang berada dekat dengan Desa Kubu.

Mungkin terdengar masih asing nama Kabupaten Bangli.

Walaupun begitu perjalanan dari Kuta ke desa Penglipuran Bangli ini bisa kita tempuh kurang lebih 53 km atau 1,5 jam jika sedang lancar.

Menuju lokasi ini belum tersedia sarana transportasi umum, maka pengunjung harus membawa kendaraan pribadi ataupun menyewa dari rental.

Beberapa agen perjalanan bahkan sudah ada yang mencantumkan hutan bambu ini sebagai salah satu destinasi.

Bagi yang menginginkan berlibur tanpa ribet urusan transportasi maupun tiket wisata disana bisa coba alternatif yang satu ini.

Berita Terkait:  Tim III THK Awards akan Gelar Asesmen Hotel di Ubud

Harga tiket masuk ke wisata sangat terjangkau mulai dari Harga tiket masuknya beragam.

Bagi wisatawan domestik Rp15.000,- untuk orang dewasa dan Rp10.000,- untuk anak-anak.

Sementara itu untuk wisatawan asing mulai dari Rp30.000,- untuk orang dewasa dan Rp25.000,- untuk anak-anak.

Di tempat wisata Hutan bambu Bangli Bali menyediakan area parkir yang lumayan luas.

Selain itu lokasi parkir tidak jauh dari objek wisata, cukup menyiapkan biaya Rp.5000 per mobil.

Kekhasan dan Keunikan yang Ada di Wisata Hutan Bambu Bangli

Setiap lokasi wisata pastilah memiliki sisi khas, unik, dan menarik tersendiri yang membuat lokasi tersebut layak untuk dikunjungi.

Demikian halnya dengan wisata Hutan Bambu Bangli Bali ini. Berikut adalah informasi detailnya:

1. Udara Sejuk dan Asri

Daerah Bangli terletak di ketinggian kurang lebih 600-700 meter dari permukaan laut.

Oleh sebab itu, kondisi geografis tersebut membuat udara di hutan bambu ini cukup sejuk.

Berita Terkait:  Dampak Ekonomi Maybank Marathon 2026 di Bali Tembus Ratusan Miliar

Terlebih rumpun bambu memiliki atmosfer tersendiri yang terasa teduh dan sejuk.

Tentunya pengunjung pun akan merasa nyaman dan betah berada di sini.

2. Minuman Khas

Minuman khas yang ada di Desa Penglipuran, Bangli ini adalah loloh cemcem.

Nama minuman adalah loloh cemcem yang terbuat dari daun cemcem.

Minuman ini punya rasa yang berbeda dan unik tapi tentu saja enak.

Perpaduan rasa manis, kecut, namun dominan dengan rasa asam.

Harganya pun tidak menguras kantong hanya dengan Rp5000,- per botolnya.

3. Nuansa Khas Bali yang Masih Asli

Bagi yang pertama kali berlibur ke tempat ini, pasti akan takjub dengan bentuk setiap rumah penduduk yang hampir sama.

Kemiripan itu terlihat dari pintu gerbang, atap, serta dinding rumah yang masih menggunakan bambu.

Gerbang nya tidak terlalu besar, hanya muat untuk satu orang dewasa, yang oleh masyarakat setempat untuk pintu gerbang seperti ini adalah angkul-angkul.

Selain itu, catnya pun unik, dibuat dengan bahan dasar tanah liat.

Berita Terkait:  Banyak Objek yang Bisa Dijelajahi saat Liburan ke GWK Bali, Berikut Tips agar Tak Kehabisan Waktu 

4. Budaya yang Masih Terjaga

Budaya yang sangat terlihat yaitu pada pengelompokan tata ruang desa.

Bagian utara dengan terdapat Pura Desa (Pura Penataran) yang letaknya lebih tinggi dari rumah penduduk.

Lalu bagian tengah merupakan rumah-rumah penduduk yang letaknya lebih rendah dari pura.

Para penduduk desa sebagian besar berprofesi sebagai petani, peternak, serta pengrajin berbagai anyaman bambu.

5. Aturan Unik di Desa Penglipuran Bangli

Kurang lebih 40% lahan desa merupakan hutan bambu.

Masyarakat begitu menjaga keseimbangan alam di sini, mereka dilarang menebang pohon sembarangan tanpa seizin tokoh masyarakat.

Jadi bisa dipastikan bahwa hutan bambu di tempat ini masih sangat terjaga.

Lalu ada aturan unik bagi pelaku pencurian.

Tak ada salahnya menjadikan mencoba menjadikan wisata Hutan Bambu Bangli Bali ini sebagai destinasi.

Selain menyuguhi lokasi yang instagramable pengunjung juga bisa banyak belajar budaya daerah khususnya Budaya Desa Penglipuran Bangli, Bali. (ani)

 

Berita Terkini