Labuan Bajo Sudah Super Premium, Warga Mabar di Bali Diminta Tak Bikin Onar

Anggota DPRD Manggarai Barat, Saleh Muhidin, saat menghadiri perayaan Nataru Kerukunan Keluarga Varanus Komodo Bali di Denpasar, Jumat (16/1/2026). (Balihotnews/red)
Anggota DPRD Manggarai Barat, Saleh Muhidin, saat menghadiri perayaan Nataru Kerukunan Keluarga Varanus Komodo Bali di Denpasar, Jumat (16/1/2026). (Balihotnews/red)

Balihotnews.com | ​DENPASAR – Anggota DPRD Kabupaten Manggarai Barat, Saleh Muhidin, memberikan pesan tegas kepada seluruh warga Manggarai Barat (Mabar) yang merantau di Bali. Ia mengingatkan para perantau untuk menjaga etika dan ketertiban umum secara ketat.

Peringatan ini dinilai krusial demi menjaga marwah Labuan Bajo yang kini menyandang status sebagai destinasi wisata super premium.

Hal tersebut disampaikan Saleh saat menghadiri perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) Kerukunan Keluarga Varanus Komodo Bali di Denpasar, Jumat (16/1/2026) lalu.

Menurut politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini, perilaku perantau di Bali merupakan cerminan langsung wajah daerah asal. Mengingat Bali dan Labuan Bajo memiliki keterikatan pasar pariwisata yang kuat, segala tindak tanduk warga Mabar di Pulau Dewata berpotensi memengaruhi persepsi wisatawan.

Berita Terkait:  Cegah Krisis Air Bali, Wamenpar Ni Luh Puspa Tanam 12.500 Bambu di Lempuyang

“Sebagai orang Manggarai Barat, kita memikul tanggung jawab moral. Kita harus sama-sama menjaga nama Labuan Bajo sebagai destinasi pariwisata super premium. Jangan sampai perilaku kita di perantauan mencoreng citra tersebut,” tegas Saleh.

Legislator asal Desa Pantar, Kecamatan Komodo ini menekankan bahwa budaya Manggarai sejatinya identik dengan kesantunan. Oleh karena itu, ia meminta para sesepuh dan ketua paguyuban untuk berperan aktif menjadi kontrol sosial.

“Hindari kegiatan yang mengganggu kenyamanan orang lain atau masyarakat lokal Bali,” imbuhnya.

Desak Pendataan Warga

Selain menyoroti aspek perilaku, Saleh juga menekankan pentingnya tata kelola organisasi. Ia mendorong pengurus komunitas Manggarai Barat di Bali untuk segera melakukan sensus atau pendataan menyeluruh terhadap warganya.

Berita Terkait:  Jelang Putusan Praperadilan, Propam Mabes Polri Registrasi Aduan Kubu Eks Kepala BPN Bali

Data ini dinilai vital untuk memetakan potensi SDM sekaligus mempermudah respons cepat jika terjadi masalah sosial.

“Perlu ada pendataan warga yang valid agar memudahkan komunikasi dan penyelesaian persoalan, baik dalam situasi suka maupun duka,” pungkas Saleh.

​Ia pun mengajak seluruh diaspora Mabar untuk tidak berjalan sendiri-sendiri, melainkan aktif bergabung dalam paguyuban sebagai wadah memperkuat solidaritas di tanah rantau.*** (dre/rian)

Berita Terkini