Wapres Gibran Tinjau Pelabuhan Maumere, Pelindo Pastikan Operasional Tetap Berjalan

Foto: Wakil Presiden Republik Indonesia Gibran Rakabuming Raka meninjau kondisi Pelabuhan Laurens Say Maumere, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur, Kamis, 20 Agustus 2026. (Balihotnews/ist).

Balihotnews.com | MAUMERE – Wakil Presiden Republik Indonesia Gibran Rakabuming Raka meninjau kondisi Pelabuhan Laurens Say Maumere, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur, Kamis, 20 Agustus 2026.

Peninjauan dilakukan untuk melihat langsung kondisi fasilitas pelabuhan setelah gempa bumi yang mengguncang wilayah NTT, Sabtu, 15 Agustus 2026.

PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo memastikan aktivitas Pelabuhan Maumere tetap berjalan. Operasional tersebut dinilai penting untuk menjaga konektivitas masyarakat serta distribusi logistik di wilayah Flores.

General Manager Pelindo Cabang Maumere Angga Adi Prebawa mengatakan, aktivitas kepelabuhanan terus dilakukan dengan menyesuaikan kondisi fasilitas. Aspek keselamatan juga menjadi perhatian utama dalam setiap pelayanan.

“Operasional Pelabuhan Maumere tetap berjalan. Kami terus melakukan pemantauan terhadap kondisi fasilitas dan memastikan pelayanan kepelabuhanan tetap memperhatikan aspek keselamatan bagi pengguna jasa maupun seluruh petugas di lapangan,” kata Angga.

Berita Terkait:  Dari Sampah Menjadi Nilai Tambah, Pelindo Lanjutkan Program WISE di Ring 1 Pelabuhan Benoa 

Aktivitas pelayanan kapal dan bongkar muat tetap berlangsung setelah gempa. Pada 19 Agustus 2026, Pelindo Maumere melayani KM Tidar yang sandar pukul 23.51 WITA.

Kapal tersebut membawa aktivitas penumpang dengan 444 orang turun dan 402 penumpang naik. Pada hari yang sama, Pelabuhan Maumere juga melayani kegiatan bongkar muat kapal general cargo KM NTT Sejahtera dan KM Kencana yang membawa komoditas semen.

Selain itu, Pelabuhan Maumere melayani KM Maloli sebagai kapal perintis. Kapal kepolisian Kasturi juga datang membawa bantuan bagi masyarakat Kabupaten Sikka yang terdampak gempa.

Layanan peti kemas pun tetap berjalan untuk mendukung kelancaran distribusi logistik di wilayah Flores. Pelindo melakukan pemantauan terhadap kondisi fasilitas secara berkala agar kegiatan operasional tetap berlangsung secara aman.

Berita Terkait:  Atasi Kelangkaan BBM, Gubernur Koster Panggil Pertamina dan Hiswana Migas

Pelabuhan Maumere memiliki posisi strategis dalam mendukung konektivitas antardaerah dan distribusi kebutuhan masyarakat di Flores. Karena itu, keberlangsungan layanan pelabuhan menjadi bagian penting dalam proses pemulihan pascagempa.

Ditengah penanganan sejumlah fasilitas yang terdampak gempa, Pelindo terus berkoordinasi dengan pemangku kepentingan terkait. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan kegiatan operasional dapat berlangsung berdasarkan kondisi teknis di lapangan.

Pelindo Sub Regional Bali Nusra juga menyatakan komitmennya untuk mendukung percepatan pemulihan pascagempa. Keberlangsungan layanan kepelabuhanan dijaga dengan tetap mengutamakan keselamatan pengguna jasa, pekerja, dan seluruh pihak yang beraktivitas di kawasan pelabuhan.

Setiap kegiatan operasional dilakukan berdasarkan hasil pemantauan kondisi teknis di lapangan. Dengan langkah tersebut, Pelindo berupaya menjaga arus penumpang dan logistik tetap berjalan selama proses pemulihan Pelabuhan Maumere pasca gempa. (red).

Berita Terkait:  Gubernur Koster Tegaskan Pentingnya Sinergi Pusat dan Daerah dalam Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan

 

Berita Terkini