Balihotnews.com | DENPASAR – Pola makan akan sangat berperngaruh terhadap keberhasilan dalam menurunkan berat badan.
Beberapa makanan dapat membuat berat badan naik, sementara makanan lain berpotensi membantu menurunkan berat badan.
Ini sebabnya, menukar makanan yang tidak sehat dengan makanan lain yang lebih sehat sangat disarankan.
Hal ini bisa diterapkan sebagai bagian dari diet jangka panjang untuk menjaga berat badan.
Melansir kanal kesehatan NDTV, berikut ini tips yang bisa dicoba.
1. Ganti gorengan dengan camilan kukus
Jika selama ini gorengan jadi primadona, cobalah makanan kukus.
Makanan kukus lebih sehat karena tidak menambah minyak.
Sebaliknya, minyak trans dalam gorengan dikenal dapat berkontribusi pada penambahan berat badan.
2. Ganti minuman bergula dengan herbal
Sering minum teh atau kopi dengan gula berkontribusi pada kalori kosong.
Sebaliknya teh atau kopi tanpa gula justru lebih disarankan.
Menambahkan kayu manis atau jahe juga bisa jadi opsi menarik.
Penelitian dari NIH menunjukkan bahwa kayu manis, jahe, dan teh hijau dapat mendukung kesehatan metabolisme.
3. Ganti dessert dengan buah
Buah-buahan seperti jambu biji, apel, pir, dan buah jeruk memberikan rasa manis serta serat dan antioksidan.
Menurut studi diet NIH, konsumsi buah dikaitkan dengan pengendalian berat badan yang lebih baik karena meningkatkan rasa kenyang dan menurunkan kepadatan energi.
Ini bisa jadi opsi untuk mengganti aneka dessert tinggi gula.
4. Ganti makanan berat jadi protein saat lapar malam hari
Makan malam berat memperlambat pencernaan dan mengganggu tidur.
Penelitian menunjukkan bahwa makan malam kaya protein atau sup sayuran meningkatkan metabolisme semalaman dan mengurangi keinginan makan di hari berikutnya.
5. Ngemil terencana, alih-alih semaunya
Sering ngemil? Buatlah perencanaan yang bagus.
Penelitian menegaskan bahwa pola makan terstruktur mengurangi makan berlebihan.
Camilan yang direncanakan seperti telur rebus, kacang panggang, salad sayuran, membantu mengendalikan rasa lapar tanpa kalori berlebih. (ani)





