Balihotnews.com | DENPASAR – Gubernur Bali Wayan Koster dengan tegas menyatakan Bali tidak membutuhkan Organisasi Masyarakat (Ormas).
Hal tersebut, Gubernur Bali sampaikan pasca beredarnya video organisasi masyarakat (Ormas) Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (Grib) pimpinan Hercules Rosario de Marshal, dan NTT Bersatu Bali mendeklarasikan diri di Bali.
“Bali tidak membutuhkan ORMAS macam ini,” ujar Wayan Koster melalui pesan singkat Whatapp yang diterima media BaliHotnews.com pada, Minggu (4/5/2025).
Menurut orang nomor satu di Pulau Dewata ini, mengatakan kehadiran Ormas di Bali tidak ada manfaatnya untuk pariwisata Bali, karena itu Ormas semacam itu tidak boleh ada di Bali.
“Apa manfaatnya,” katanya.
Sementara itu, Dewan Penasehat Flobamora Bali, Dr. Agus Dei Segu dengan tegas menyatakan kehadiran ormas tersebut secara administrasi tidak berada di bawah payung rumah besar Flobamora Bali.
“Bisa jadi mereka hadir perorangan saja. Sebab di Flobamora Bali, tidak begitu kenal dengan person-person terkait,” tutupnya.
Grib merupakan singkatan dari Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu. Organisasi Masyarakat (Ormas) ini dibentuk oleh Hercules Rosario de Marshal yang adalah mantan ‘preman’ Tanah Abang pada era 1980’an yang kini menjadi pebisnis.
Untuk diketahui, sebelum hadirnya Organisasi Gerakan Indonesia Bersatu (Grib) Bali, dan NTT Bersatu Bali belakang ini, Ormas seperti, Laskar Bali, Baladika, PBB juga sudah ada di Bali. (dio)






