Tak Ingin Anak Muda Bali Terus Kerja di Kapal Pesiar, Gubernur Koster Siapkan Bantuan Modal Usaha

Gubernur Koster saat menyaksikan langsung Kompetisi Mixology & Flair Bartender serangkaian memperingati Hari Jadi ke-68 Provinsi Bali di Gedung Kertha Sabha, Areal Rumah Jabatan Gubernur Bali (Jayasabha), Denpasar, Minggu (9/8/2026). 

*Dorong Bartender Muda Buka Kafe Sendiri dan Instruksikan Event Bulanan di Bajra Sandhi Renon

Balihotnews.com l DENPASAR- Pemerintah Provinsi Bali berkomitmen penuh mendukung kemandirian ekonomi generasi muda melalui penguatan keterampilan mixoflair (kombinasi mixology dan flair bartending). Gubernur Bali Wayan Koster menginstruksikan jajarannya untuk memfasilitasi akses bantuan modal bagi para bartender muda yang ingin merintis usaha mandiri di daerahnya sendiri.

Hal tersebut diungkapkan Gubernur Koster saat menyaksikan langsung Kompetisi Mixology & Flair Bartender serangkaian memperingati Hari Jadi ke-68 Provinsi Bali di Gedung Kertha Sabha, Areal Rumah Jabatan Gubernur Bali (Jayasabha), Denpasar, Minggu (9/8/2026).

Langkah ini diambil guna menggeser ketergantungan tenaga kerja muda Bali dari sektor luar negeri atau pekerja migran menuju penciptaan lapangan kerja lokal yang produktif dan berkelanjutan melalui pembukaan kafe maupun restoran.

Berita Terkait:  Kapolda Bali Terima Peserta Didik Sespimti Polri Dikreg ke-36, Bahas Strategi Dukung Kedaulatan Pangan, Energi dan Ekonomi

“Kalau mau bikin usaha di Bali, itu kami akan fasilitasi bantuan modalnya. Supaya membuka lapangan kerja. Jadi, jangan lagi bekerja di kapal pesiar, jangan lagi di hotel, tapi bikin usaha sendiri,” ujar Gubernur Koster.

Koster menegaskan pentingnya perhatian dari hulu ke hilir untuk mengurus bakat-bakat muda Bali agar memiliki nilai tawar tinggi dan memicu dampak ekonomi yang signifikan bagi masyarakat luas. “Kita harus urus dan beri perhatian serius karena dapat memajukan perekonomian masyarakat dan membuka lapangan kerja baru,” sebutnya.

Guna menjaga konsistensi pembinaan dan ruang promosi, Gubernur Koster menginstruksikan agar kegiatan atraksi bartender digelar secara rutin minimal satu kali setiap bulan, tepatnya pada minggu pertama di kawasan publik seperti Lapangan Bajra Sandhi, Renon. “Minimal sekali dalam satu bulan diadakan di Bajra Sandi, Renon. Untuk bartendernya nanti digilir. Pasti laku, apalagi banyak orang di sana. Sebagai ajang promosi produk lokal juga,” tambahnya.

Berita Terkait:  Wagub Giri Prasta Hadiri Pemelaspasan Pura Lempuyang Madya Ajak Umat Perkuat Semangat Menyama Braya dan Lestarikan Tradisi Bali

Melalui strategi kolaboratif dan pembukaan wahana secara berkala ini, Pemprov Bali optimistis talenta muda lokal mampu menjadi pengusaha profesional yang memperkuat struktur ekonomi daerah. (Bhn)

Berita Terkini