Survei Ungkap 56 Persen Warga Maklumi Politik Uang, KPU Bali Ajak Gen Z Berperan Aktif

Ketua KPU Provinsi Bali, I Dewa Agung Gede Lidartawan. (Balihotnews/Ist)
Ketua KPU Provinsi Bali, I Dewa Agung Gede Lidartawan. (Balihotnews/Ist)

Balihotnews.com | DENPASAR – Ketua KPU Provinsi Bali, I Dewa Agung Gede Lidartawan, menantang generasi muda dan mahasiswa untuk tidak sekadar datang ke Tempat Pemungutan Suara (TPS). Lebih dari itu, Gen Z diminta aktif mengawal proses demokrasi.

​Generasi muda juga didesak berani menolak segala bentuk praktik kotor yang bisa merusak integritas bangsa, seperti politik uang.

​Pesan menohok ini disampaikan Lidartawan saat membuka acara Bedah Buku Seri I bertajuk ‘Mahkamah Konstitusi dan Dinamika Politik Hukum di Indonesia’ karya Prof. Dr. I Dewa Gede Palguna yang digelar di Kerthasabha Convention Hall, Fakultas Hukum Universitas Udayana (Unud), Denpasar, Jumat (12/6/2026).

​”Keterlibatan generasi muda tidak hanya pada saat pemungutan suara. Tetapi juga dalam membangun kesadaran politik, mengawasi proses pemilu, serta menolak praktik-praktik perusak integritas demokrasi,” tegas Lidartawan.

Berita Terkait:  KPU Bali dan Kodam IX/Udayana Jalin Perjanjian Kerja Sama Perkuat Sinergitas dan Pemutakhiran Data Pemilih

​Mantan Ketua KPU Kabupaten Bangli ini juga menyoroti pentingnya ruang diskusi akademik. Ia mendorong mahasiswa agar terus berperan aktif mengawal jalannya demokrasi.

​”Pemahaman terhadap konstitusi dan dinamika politik hukum sangat diperlukan untuk memperkuat kapasitas kelembagaan, serta meningkatkan kualitas penyelenggaraan pemilu kita,” imbuhnya.

​Alarm Bahaya Politik Uang

​Dalam diskusi yang dipandu oleh Anggota KPU Provinsi Bali, Luh Putu Sri Widyastini ini, terungkap fakta yang cukup menjadi alarm bagi iklim demokrasi.

​Panelis diskusi, Dr. Kadek Dwita Apriani, membeberkan hasil riset tahun 2024 mengenai tantangan budaya demokrasi. Mengejutkan, sebanyak 56 persen responden ternyata masih memaklumi praktik politik uang.

​”Temuan ini menunjukkan bahwa penguatan demokrasi tidak cukup hanya lewat pembenahan kelembagaan, tetapi sangat membutuhkan pendidikan politik yang berkelanjutan,” papar Dwita di hadapan para peserta.

Berita Terkait:  Pemkab Bangli Teguhkan Komitmen Pengamalan Nilai Pancasila Peringati Hari Kesaktian Pancasila

​​Sementara itu, sang penulis buku, Prof. Palguna, menjabarkan beban berat yang dipikul oleh Mahkamah Konstitusi (MK).

​Ia menyebut MK memiliki tanggung jawab besar dalam memastikan kehidupan bernegara tidak melenceng dari cita-cita demokrasi. Kedudukan ini menempatkan MK bukan sekadar lembaga peradilan, tapi juga penjaga nilai-nilai konstitusi.

​Hal senada ditegaskan oleh panelis lainnya, Dr. Jimmy Z. Usfunan. Ia menyoroti pentingnya keadilan substantif dalam memecahkan sengketa kepemiluan.

​Jimmy mengingatkan pentingnya prinsip judicial restraint atau kehati-hatian hakim. Tujuannya, agar setiap putusan pengadilan tetap berada di koridor konstitusi tanpa mengganggu keseimbangan antarlembaga negara.

​Tiga Catatan Penting

​Diskusi bedah buku ini berlangsung interaktif. Para peserta antusias membahas dinamika putusan MK, integritas pemilu, hingga upaya mendobrak apatisme politik di kalangan Gen Z.

Berita Terkait:  Dampingi Presiden RI V Megawati Tinjau Abrasi Pantai Kuta, Gubernur Koster dan Wagub Dorong Sinergi Penanganan Pesisir

​Melalui forum edukasi ini, KPU Bali mencatat tiga gagasan utama untuk perbaikan sistem ke depan, yakni:

​1. Mahkamah Konstitusi memiliki posisi amat sentral sebagai penjaga gawang konstitusi dan demokrasi.

​2. Dinamika politik hukum membawa pengaruh besar terhadap arah sistem ketatanegaraan Indonesia.

​3. Demokrasi yang sehat tidak akan terwujud tanpa lembaga penyelenggara yang berintegritas dan warga negara yang melek konstitusi.

​Acara yang diikuti jajaran KPU kabupaten/kota se-Bali ini ditutup dengan penyerahan cendera mata. Forum bergengsi ini juga dihadiri ratusan elemen sivitas akademika dan mahasiswa dari Universitas Udayana, Universitas Warmadewa, serta Universitas Pendidikan Nasional (Undiknas).*** (dre)

Berita Terkini