Balihotnews.com | DENPASAR – Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Cabang Denpasar Sanctus Paulus resmi menetapkan Stanley Francisco Gurion sebagai Mandataris RUAC/Formatur Tunggal/Ketua Presidium periode 2026-2027.
Ia terpilih dalam Rapat Umum Anggota Cabang (RUAC) Tahun 2026 yang berlangsung pada 12–17 Februari 2026 di Margasiswa PMKRI Cabang Denpasar Sanctus Paulus, Jalan Thamrin 1/8, Pemecutan, Denpasar.
RUAC yang mengangkat tema “Merawat Solidaritas, Daya Kritis Menuju PMKRI yang Adaptif” tersebut merupakan forum tertinggi di tingkat cabang dengan kewenangan legislatif dan yudikatif.
Dalam proses pemilihan yang dipimpin Ketua Ad-Hoc Yulius Nipu, terdapat dua bakal calon yang ditetapkan, yakni Jose Mario Julian Leonard Ohoiwutun dan Stanley Francisco Gurion. Dari total 40 suara, Stanley memperoleh 28 suara, melampaui syarat kemenangan ½ N+1.
Usai terpilih, Stanley menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada seluruh forum RUAC atas kepercayaan yang diberikan kepadanya.
“Saya mengucapkan limpah terima kasih kepada seluruh forum RUAC atas kepercayaan ini. Semoga ke depan PMKRI tetap eksis dan semakin adaptif dalam menanggapi tantangan zaman,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa fokus kepemimpinannya pada periode 2026–2027 akan diarahkan pada penguatan internal organisasi, terutama peningkatan kapasitas kader.
Menurutnya, tantangan zaman menuntut kader PMKRI tidak hanya solid secara kolektif, tetapi juga unggul secara intelektual dan profesional.
“Dalam satu tahun ke depan, internal PMKRI menjadi fokus utama demi penguatan kapasitas para kader. Melalui diskusi-diskusi dan kelas-kelas khusus, kami berharap dapat membangun kader yang kompeten di bidangnya serta tanggap terhadap perkembangan zaman, demi terwujudnya visi dan misi perhimpunan,” tegas Stanley.
Sementara itu, pada pembukaan RUAC 12 Februari lalu, Ketua Presidium sebelumnya, Filemon Bram G. Junior, menegaskan pentingnya kohesi kolektif, ketajaman intelektual, serta kemampuan organisasi dalam merespons dinamika sosial tanpa kehilangan identitas ideologis.
Dengan berakhirnya rangkaian tujuh agenda persidangan, mulai dari pembahasan tata tertib hingga pemilihan mandataris, RUAC 2026 menjadi momentum konsolidasi sekaligus titik awal kepemimpinan baru.
Dibawah nahkoda Stanley Francisco Gurion, PMKRI Cabang Denpasar Sanctus Paulus diharapkan mampu merawat solidaritas, mempertajam daya kritis, dan semakin adaptif dalam menjawab tantangan zaman. (rian).






