Simakrama TNI dan Media Bali, Perkuat Sinergi Informasi Publik

Perwakilan wartawan dari media Radar Bali, Andre Sula (kiri) berbincang dengan Waka Pendam IX/Udayana Letkol Inf. M. Apandi (kanan) dalam kegiatan Simakrama bersama insan media di Aula Komando Daerah Militer IX/Udayana Denpasar, Jumat (27/3).

Balihotnews.com. l DENPASAR- Tentara Nasional Indonesia (TNI) khususnya Penerangan Kodam (Pendam) IX/Udayana menggelar silaturahmi bersama insan media di Bali dalam kegiatan bertajuk “Simakrama”, Jumat (27/3). Kegiatan ini menjadi momentum mempererat hubungan kemitraan yang selama ini telah terjalin harmonis antara TNI dan media.

Waka Pendam IX/Udayana, Letkol Inf. M. Apandi, dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1948 kepada umat Hindu serta Idul Fitri 1447 Hijriah kepada umat Muslim. Ia menekankan pentingnya nilai pengendalian diri dan kesucian hati sebagai fondasi membangun kehidupan berbangsa.

Pada momentum kebersamaan dalam suasana Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri dimanfaatkan Penerangan Kodam (Pendam) IX/Udayana untuk mempererat sinergi dengan insan media. Sebab media dan TNI harus berjalan seiring menjaga kondusivitas Bali. “Semoga hikmah Nyepi dan Idul Fitri mampu meningkatkan keimanan, ketakwaan, serta membawa keberkahan bagi kita semua,” kisah Letkol Inf. M. Apandi, dalam sambutan.

Berita Terkait:  Gubernur Koster kembali Tinjau Depo Pesanggaran, Pastikan Pertamina Percepat Distribusi BBM ke SPBU

Dalam forum yang dihadiri insan media se-Bali itu, Apandi menegaskan bahwa Simakrama bukan sekadar ajang silaturahmi, tetapi juga sarana membangun komunikasi yang efektif antara Kodam IX/Udayana dan media. Tujuannya jelas menyatukan visi dalam menjaga stabilitas dan keamanan wilayah. “Kami akan selalu terbuka dan kooperatif dalam memberikan informasi. Mari kita bangun hubungan yang saling menguatkan dan berkelanjutan,” tegasnya.

Lebih jauh, ia mengingatkan peran strategis media sebagai pilar informasi publik. Media diharapkan tidak hanya menyampaikan berita, tetapi juga berkontribusi dalam mencerdaskan masyarakat melalui informasi yang faktual, berimbang, dan humanis.

Apandi juga menyoroti bahaya penyebaran hoaks yang dinilai dapat merusak tatanan sosial dan kepercayaan publik. Hindari pemberitaan hoaks yang justru memperkeruh situasi. “Mari ciptakan komunikasi yang sehat dan membangun kepercayaan masyarakat terhadap pers yang independen, terbuka, dan berdiri di atas semua golongan,” tandasnya.

Berita Terkait:  Made Westra Resmi Gantikan Suadi Putra sebagai Anggota DPRD Denpasar

Ia berharap insan media tetap menjaga fungsi utamanya, tidak hanya sebagai penyampai informasi, tetapi juga sebagai sarana edukasi, hiburan, sekaligus pembentuk realitas sosial yang sehat. “Media memiliki peran besar dalam membangun masyarakat yang cerdas dan berkarakter. Sinergi ini harus terus kita jaga dan tingkatkan,” tambahnya.

Sementara itu, perwakilan wartawan dari media Radar Bali, Andre Sula, menyampaikan apresiasi atas keterbukaan informasi yang selama ini diberikan oleh Pendam IX/Udayana. Menurutnya, hubungan antara media dan Kodam Udayana tidak hanya sebatas kerja sama profesional, tetapi juga dilandasi rasa saling percaya.

Media-media di Bali merasakan komunikasi yang terbangun sangat baik, tidak hanya hubungan kerja, tetapi juga tanggung jawab bersama dalam menjaga stabilitas dan kondusifitas wilayah Bali dan Nusa Tenggara. Andre menambahkan, insa media siap terus mendukung program dan kegiatan Kodam Udayana melalui pemberitaan yang positif, konstruktif, dan profesional.

Berita Terkait:  Jawab Keresahan Warga, Pemkab Klungkung Mulai Cairkan Hibah Bansos Rp 62 Miliar di Oktober 2026

Ia juga berharap keterbukaan informasi yang telah berjalan baik dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan. “Semoga kolaborasi ini semakin kuat dan memberikan manfaat lebih besar bagi masyarakat, bangsa, dan negara,” tutup lelaki yang juga sebagai anggota organisasi wartawan Pena NTT Bali. (Bhn)

Berita Terkini