Balihotnews.com | DENPASAR – Gelaran Liga Kampung Soekarno Cup 2025 resmi dimulai di Stadion Ngurah Rai Denpasar pada Jumat 5 Desember 2025.
Kick-off pembukaan ditandai dengan sepakan bola ke gawang oleh Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang UMKM, Ekonomi Kreatif, dan Digital Prananda Prabowo (Mas Prananda), Sekjen Hasto Kristiyanto serta delapan Ketua DPD.
Setelah tendangan simbolis, Mas Prananda mengandeng tangan semua Ketua DPD memberi salam kepada ribuan penonton yang memadati stadion, diiringi hymne PDI Perjuangan dan meriahnya parade budaya dan seni Bali yang melibatkan sekitar 1000 seniman.
Pada kesempatan tersebut, Piala Bergilir berbalut emas resmi kembali diserahkan tim juara bertahan Bali melalui Sekretaris DPD PDI-P Bali, IGN Jaya Negara kepada panitia penyelenggara. Trofi bergengsi ini akan kembali diperebutkan delapan kesebelasan dari berbagai provinsi.
Disambut 12 Ribu Penonton: Semangat Bung Karno Menggema
Ketua Panitia Soekarno Cup 2025, I Made Agus Mahayastra, menyebut pembukaan turnamen dihadiri kurang lebih 12 ribu orang se-Bali, sekaligus menyampaikan pesan Ketua Umum PDI-P.
Ia menyampaikan pesan Ketua Umum PDI-P Megawati Soekarnoputri, yang menitip salam dan memberikan ucapan selamat bertanding kepada seluruh peserta. Disebutkan Ibu Megawati dijadwalkan hadir pada grand final di Stadion Dipta, 13 Desember 2025.
“Turnamen Soekarno Cup akan membangkitkan kembali memori kolektif dan peran besar era Bung Karno dalam meletakkan fondasi karakter building di bidang olahraga khususnya dalam memajukan sepak bola di Indonesia,” kata Agus Mahayastra.
Ia menegaskan kembali bahwa pada era Bung Karno, fondasi olahraga diletakkan agar putra-putri Indonesia mampu bersinar di level internasional, termasuk dengan hadirnya Gelora Bung Karno sebagai simbol kemajuan olahraga nasional.
“Penyelenggaraan event ini sebagai rangkaian Bulan Bung Karno sejak ditetapkan panitia oleh DPP pada Mei 2025 lalu,” tambahnya.
Sportivitas, Gotong Royong, dan Pembinaan Bakat Muda
Agus Mahayastra menjelaskan bahwa pelaksanaan Soekarno Cup membawa pesan tentang gotong royong, persaudaraan, dan sportivitas.
“Dengan makna semangat gotong royong untuk kemenangan kita semua. Ini yang menegaskan bahwa setiap peserta turnamen ini adalah pemenang dalam nilai-nilai sportivitas dan persaudaraan,” paparnya.
Ia menegaskan ajang ini tidak hanya kompetisi, tetapi juga bagian dari upaya membangkitkan bakat-bakat muda di penjuru negeri serta melestarikan sejarah kontribusi Bung Karno terhadap sepakbola nasional.
Pembukaan dihadiri ribuan warga Bali bersama jajaran pengurus DPP, Sekjen Hasto Kristiyanto, Ketua DPD, kader, dan relawan PDI-P. Defile kontingen berlangsung meriah, di mana delegasi Bali dipimpin langsung Ketua DPD Wayan Koster.
Usai seremoni, turnamen dilanjutkan dengan laga Grup A: Bali vs Jawa Tengah di Stadion Ngurah Rai serta Grup B: DKI Jakarta-Banten vs Sulawesi Selatan di Training Center Bali United. Delapan kesebelasan terbaik yang ambil bagian adalah: Banteng Bali, Jawa Tengah, Jawa Timur, Jawa Barat, Sumatera, DKI Jakarta-Banten, Sulawesi Selatan, dan Papua Tengah. (red).





