Satpol PP Denpasar Sikat 159 Baliho Liar dan 7 PKL, Amankan Estetika Kota

Pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di Kawasan Taman Kota Sewakadarma, Lumintang, ditertibkan Satpol PP Denpasar, Kamis (1/5/2025). (balihotnews/dre)

Balihotnews.com | DENPASAR – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Denpasar bergerak cepat menertibkan puluhan alat peraga promosi liar dan pedagang kaki lima (PKL) pada Kamis (1/5/2025).

Operasi ini digelar demi menjaga estetika dan ketertiban visual di ruang publik Ibu Kota Provinsi Bali yang menyasar beberapa titik keramaian strategis, di antaranya Jalan Cokroaminoto, Jalan Gatot Subroto, hingga area Taman Kota Sewakadarma, Lumintang.

Dari operasi tersebut, petugas berhasil mencopot paksa sebanyak 159 baliho liar yang terdiri dari 72 pamflet dan 87 banner yang terpasang serampangan. Selain itu, 7 PKL juga ditertibkan karena berjualan di lokasi yang tidak diizinkan.

Kepala Satpol PP Kota Denpasar, Anak Agung Ngurah Bawa Nendra, menjelaskan bahwa penertiban ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Pemkot Denpasar.

Berita Terkait:  Selamat Tinggal Jalan Gelap, Dishub Badung Kucurkan Rp 16 Miliar untuk Ribuan Lampu Jalan

“Kami fokus pada alat peraga promosi yang dipasang tidak sesuai tempatnya. Banyak juga yang kami temukan sudah kedaluwarsa,” ungkap Bawa Nendra.

Menurutnya, target penertiban ini tidak hanya mencakup baliho, spanduk, banner, umbul-umbul, dan pamflet yang dipasang tanpa izin atau di fasilitas umum. Namun, juga menyasar PKL yang menghalangi fungsi fasilitas publik.

Tindakan tegas ini, lanjut Bawa Nendra, berlandaskan pada Peraturan Daerah (Perda) Nomor 1 Tahun 2015 tentang Ketertiban Umum.

“Penertiban ini bukan yang terakhir. Akan kami lakukan secara berkala demi memastikan Denpasar konsisten menjadi kota yang tertib, aman, dan nyaman bagi warganya,” tegasnya.

Pihaknya turut mengimbau seluruh masyarakat dan pelaku usaha agar lebih peduli dan mematuhi aturan terkait pemasangan reklame atau alat promosi lainnya.

Berita Terkait:  Percepat Infrastruktur Transportasi Laut, Pemkab Klungkung dan Pemprov Bali Dorong Peningkatan Status Pelabuhan Kusamba ke Kemenhub

“Kami mengajak semua pihak untuk bersama-sama menjaga keindahan dan ketertiban ruang publik kita,” tandas Bawa Nendra seraya berharap kesadaran kolektif dari masyarakat akan pentingnya lingkungan kota yang nyaman dan tertata rapi semakin meningkat. (dre)

Berita Terkini