Balihotnews.com | DENPASAR – Satgas Saber Pangan Polda Bali bersama sejumlah instansi terkait kembali menggelar inspeksi mendadak (sidak) di Pasar Kreneng, distributor, serta ritel modern di wilayah Denpasar, Minggu, 8 Pebruari 2026.
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya menjaga keterjangkauan harga, menjamin keamanan, serta memastikan mutu pangan menjelang Hari Raya Keagamaan, Bulan Suci Ramadhan 1447 Hijriah dan Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1948.
Satuan Tugas Sapu Bersih (Satgas Saber) Pelanggaran Harga, Keamanan, dan Mutu Pangan Provinsi Bali melibatkan berbagai pihak, antara lain Ditreskrimsus Polda Bali, Bapanas, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PMPTSP), serta Bulog.
Dalam sidak tersebut, tim menyasar sejumlah titik, yakni Toko Kamila, Toko Daging UD. Dewi Unggas, dan Toko Rayen di Pasar Kreneng, Distributor CV. Crystal di Jalan Raya Cargo Permai serta ritel modern Pande Putri di Jalan Tukad Yeh Aya.
Petugas memantau berbagai komoditas utama kebutuhan masyarakat seperti beras, telur, cabai, bawang, dan daging. Selain mengecek harga, tim juga berdialog langsung dengan pedagang untuk menelusuri jalur distribusi bahan pangan.
Hasil sidak menunjukkan masih terdapat penjualan daging ayam dengan harga Rp. 42.000/kg, melebihi HET Rp.40.000/kg. Selain itu, gula dijual Rp.17.800/kg, di atas HET Rp.17.500/kg.
Sementara itu, pedagang yang sebelumnya mendapat teguran karena menjual cabai rawit merah di atas HET kini telah menyesuaikan harga menjadi Rp.70.000/kg sesuai ketentuan.
Terhadap pelaku usaha yang menjual di atas ketentuan, petugas memberikan surat teguran. Sebaliknya, pedagang yang telah mematuhi aturan harga mendapat apresiasi dari tim inspeksi.
Satgas Saber Pangan Polda Bali menegaskan pemantauan harga dan ketersediaan pangan akan terus dilakukan secara berkala.
Langkah ini diharapkan mampu memberikan rasa aman bagi masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pangan sekaligus menciptakan situasi pasar yang kondusif menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah dan Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1948. (red).







