Balihotnews.com l DENPASAR- Manajemen RSUP Prof. Ngoerah Denpasar menyiagakan tujuh dokter spesialis lintas keahlian di Unit Gawat Darurat (UGD) saat perayaan Nyepi. Selama Nyepi, hanya UGD yang beroperasi 24 jam menyesuaikan dengan ketentuan selama Nyepi berlangsung.
Direktur Pelayanan Medik dan Keperawatan RSUP Prof. Ngoerah, dr. I Made Darmajaya, menjelaskan pengaturan layanan kesehatan selama Hari Raya Nyepi 2026 disesuaikan dengan libur panjang yang juga berdekatan dengan Idul Fitri.
Ia menyampaikan rumah sakit mulai memberlakukan penyesuaian layanan sejak Rabu, 18 Maret 2026, dengan menutup Poli Klinik Rawat Jalan, baik poli umum maupun eksekutif. Layanan tersebut dijadwalkan kembali beroperasi normal pada Senin, 23 Maret 2026.
Meski demikian, masyarakat tidak perlu khawatir karena layanan kesehatan penting tetap berjalan. Pihak rumah sakit memastikan bahwa pelayanan emergensi atau UGD tetap beroperasi 24 jam penuh selama Nyepi, dengan dukungan tenaga medis dari berbagai spesialis.
“Adapun dokter spesialis yang disiagakan meliputi bidang bedah, obstetri dan ginekologi, penyakit dalam, anak, jantung, anestesi, serta radiologi, guna memastikan seluruh kebutuhan penanganan darurat dapat terpenuhi,” kata Darmajaya di Denpasar, Bali, Selasa (17/3/2026).
Untuk mendukung operasional selama Nyepi, pihak rumah sakit juga menyiapkan konsumsi bagi tenaga kesehatan, pasien, hingga keluarga pasien. Bahkan, konsumsi juga disediakan bagi awak media yang melakukan peliputan dan berjaga di lingkungan rumah sakit.
Terkait pasien dengan jadwal rutin seperti hemodialisis (HD) dan kemoterapi, pihak rumah sakit telah melakukan penyesuaian jadwal. Beberapa layanan dimajukan sebelum Nyepi, sementara yang tidak mendesak dapat dijadwalkan ulang setelah Nyepi, sehingga tidak ada pasien yang terlewat dari pelayanan.
Menurut dr. Darmajaya, pengaturan ini merupakan hal yang rutin dilakukan setiap tahun, namun kali ini mendapat perhatian lebih karena berdekatan dengan libur Idul Fitri. Ia menegaskan bahwa pihak rumah sakit telah melakukan berbagai penyempurnaan dan siap menghadapi situasi tersebut.
Secara keseluruhan, ia menekankan bahwa seluruh layanan tetap berjalan normal kecuali poli rawat jalan, sementara layanan UGD, rawat inap, dan dukungan dokter spesialis tetap siaga 24 jam demi menjamin keselamatan dan kenyamanan pasien selama Hari Raya Nyepi. (Bhn)







