Balihotnews.com | DENPASAR – Viral di media sosial video aksi pembuangan sampah sembarangan oleh seorang oknum pegawai Universitas Bali Dwipa (UBAD) menggunakan mobil dinas kampus.
Menanggapi kejadian ini, Rektor UBAD Prof. Dr. Ir. I Nyoman Sucipta, MP., secara terbuka menyampaikan permohonan maaf dan menegaskan langkah tegas yang telah diambil terhadap pelaku.
Dalam keterangan resmi yang diterima redaksi, Prof. Sucipta menegaskan bahwa tindakan tersebut murni inisiatif pribadi pegawai dan bukan instruksi universitas.
“Perbuatan itu adalah pelanggaran serius terhadap kode etik dan tata tertib pegawai. Kami tidak menoleransi tindakan yang mencoreng nama baik institusi dan merusak lingkungan,” tegasnya.
Sebagai bentuk tanggung jawab, pihak universitas telah membebastugaskan pegawai yang bersangkutan melalui Surat Keputusan Rektor. Selain itu, Universitas Bali Dwipa menyatakan siap mendukung proses hukum dan administratif yang dilakukan oleh DLHK Provinsi Bali.
Tak hanya berhenti pada sanksi, kampus juga mengambil langkah pemulihan lingkungan. UBAD akan menjalankan program penghijauan intensif di kawasan kampus dan wilayah lain bekerja sama dengan pihak terkait, serta menginisiasi program “Zona Adopsi Bersih” di lokasi kejadian sebagai aksi edukatif melibatkan mahasiswa dan civitas akademika.
“Sampah yang dibuang secara tidak semestinya telah kami ambil kembali dan dikelola dengan benar. Proses pembersihan disaksikan langsung oleh perwakilan DLHK Denpasar dan UPTD Tahura Ngurah Rai,” kata Prof. Sucipta.
Rektor menegaskan, insiden ini menjadi pelajaran penting bagi seluruh civitas akademika untuk memperkuat budaya disiplin dan kecintaan terhadap lingkungan.
“Kami berkomitmen menjadikan kampus Bali Dwipa sebagai teladan dalam menjaga kebersihan dan kelestarian alam Bali,” tutup Prof Sucipta. (red).





