Balihotnews.com | DENPASAR – Bali adalah destinasi wisata yang sangat populer dan kabar baiknya, kamu nggak perlu khawatir soal makanan halal saat berkunjung ke sana.
Di Bali, banyak sekali restoran dan warung yang menyediakan makanan halal dengan cita rasa lezat, mulai dari masakan tradisional Indonesia sampai makanan internasional.
Kalau mau cari makanan halal, kamu tinggal tanya ke pelayan atau pemilik restoran, mereka biasanya ramah dan siap membantu.
Banyak juga tempat yang memasang tanda halal supaya kamu lebih tenang memilih makanan.
Street food di Bali juga banyak yang halal dan enak, seperti bakso atau gado-gado, yang bisa kamu nikmati sambil jalan-jalan, berikut rekomendasinya:
1. Aroma Sate Ayam di Tengah Riuh Pasar Senggol
Kamu tinggal menyusuri keramaian Pasar Senggol Kuta.
Lampu-lampu temaram menyinari asap tipis dari panggangan sate yang membuat perutmu langsung bergejolak.
Mampirlah ke gerobak sate ayam yang dikelilingi antrean.
Ketika sate diletakkan di atas piring—panas mengepul, aroma bumbu kacangnya begitu menggoda.
Rasanya gurih, sedikit manis, dan smokey dengan kerenyahan ujung sate yang terbakar sempurna.
Lebih sempurna lagi jika kamu menikmatinya dengan tambahan lontong.
Gerobak legendaris ini dikenal sebagai salah satu penyedia sate ayam halal terenak di kawasan Kuta.
Resep bumbu kacangnya diwariskan turun-temurun, dan sate dibakar langsung saat dipesan.
| Warung Sate Ayam Pak Nyoman | |
| 🗓️ Best Time to Go | 🗓️ Setelah jam 6 sore saat suasana ramai dan segar |
| 📍 Location | 📍 Pasar Senggol Kuta, dekat Beachwalk Mall |
| 💰 Price | 💰 Sekitar Rp20.000–Rp30.000 per porsi, hanya tunai |
Cocok bagi pecinta makanan malam dan penjelajah pasar tradisional
2. Nasi Jinggo Halal yang Ramai Diburu Warga Lokal
Salah satu nasi jinggo yang terkenal adalah nasi jinggo dari pedagang kaki lima di Jalan Gajah Mada, Denpasar.
Warung kecilnya terlihat sederhana tapi selalu dikerumuni pelanggan.
Bungkus daun pisangnya kecil, tapi begitu dibuka, aromanya luar biasa: nasi hangat, ayam suwir pedas, tempe goreng, dan sambal khas Bali.
Porsinya mungil, tapi penuh rasa!
Pedas, gurih, dan sedikit manis bercampur sempurna.
Bu Sari sudah berjualan lebih dari 15 tahun.
Ia dikenal karena menyediakan nasi jinggo halal yang tetap otentik tanpa campuran bahan non-halal, sesuatu yang dicari banyak wisatawan Muslim.
| Nasi Jinggo Bu Sari | |
| 🗓️ Best Time to Go | 🗓️ Malam hari setelah pukul 7 untuk suasana lokal |
| 📍 Location | 📍 Jl. Gajah Mada, Denpasar – dekat pasar malam |
| 💰 Price | 💰 Rp5.000–Rp8.000 per bungkus, tunai atau QRIS |
Cocok untuk backpacker, pecinta porsi kecil, dan penjelajah rasa lokal
3. Manisnya Klepon Hangat di Tengah Ubud
Di Ubud ada penjual klepon yang cukup legendaris.
Betapa nikmatnya sebungkus klepon bola-bola hijau lembut yang meletuskan gula merah cair saat digigit.
Hangat, manis, dan teksturnya chewy tapi tidak lengket.
Kombinasi kelapa parut segar di luarnya benar-benar bikin nagih.
Bu Ayu berjualan klepon sejak tahun 90-an.
Kleponnya dibuat setiap pagi dan selalu habis sebelum siang. Ia hanya memakai bahan alami tanpa pewarna buatan.
| Klepon Bu Ayu | |
| 🗓️ Best Time to Go | 🗓️ Sekitar jam 9–11 pagi sebelum kehabisan |
| 📍 Location | 📍 Trotoar Pasar Ubud, dekat pintu masuk utama |
| 💰 Price | 💰 Rp3.000–Rp5.000 per bungkus, hanya tunai |
Cocok untuk pecinta jajanan manis, keluarga, dan pencari camilan tradisional
4. Telur Gulung Pedas di Pantai Sanur
Telur gulung pak Ari sangat terkenal di Sanur.
Cara membuat telura gulung adalah memutar tusuk sate di wajan minyak panas hingga tergulung penuh.
Setelah digulung dengan cepat, ditaburi bumbu kacang dan saus pedas manis.
Garing di luar, lembut di dalam.
Rasanya ringan, tapi bikin nagih.
Pak Ari jadi favorit anak-anak dan wisatawan lokal karena kreasinya yang sederhana tapi konsisten enak.
Banyak yang datang ke pantai hanya untuk jajan telur gulung buat nostalgia masa kecil.
| Telur Gulung Pak Ari | |
| 🗓️ Best Time to Go | 🗓️ Sore hari sekitar pukul 4–6, saat ramai pengunjung |
| 📍 Location | 📍 Pantai Sanur, area lapangan bermain anak |
| 💰 Price | 💰 Rp1.000 per tusuk, tunai saja |
Cocok untuk keluarga, anak-anak, dan pencinta camilan ringan
5. Nikmatnya Nasi Campur Halal Khas Bali
Di daerah Renon, Denpasar terdapat warung sederhana dengan tulisan “Halal Nasi Bali” yang ternyata adalah warung nasi campur khas Bali.
Seporsi nasi campur berisi ayam betutu, telur pindang, sayur urap, sambal matah.
Rasanya nikmat, bumbu rempahnya terasa, sambalnya segar, dan ayamnya empuk banget.
Ini salah satu nasi campur terenak di Bali!
Warung ini dikenal di kalangan wisatawan Muslim karena menyajikan versi halal dari nasi campur Bali yang biasanya mengandung babi.
Semua bahan dipastikan bersertifikat halal.
| Nasi Campur Halal Mak Siti | |
| 🗓️ Best Time to Go | 🗓️ Siang hari sebelum jam 2, sebelum habis |
| 📍 Location | 📍 Jl. Tukad Yeh Aya, Renon, Denpasar |
| 💰 Price | 💰 Sekitar Rp25.000–Rp35.000, tunai dan e-wallet |
Cocok untuk pecinta kuliner berat, wisatawan Muslim, dan penikmat rempah (ani)






