Rapat Paripurna, APBD Badung Tak Capai Target, Tapi Raih SILPA Rp 381 Milyar

Foto: Ketua DPRD Kabupaten Badung I Gusti Anom Gumanti memimpin Rapat Paripurna Pertama Masa Persidangan Ketiga DPRD Kabupaten Badung di Ruang Sidang Utama Gosana Lantai III Kantor Sekretariat DPRD Kabupaten Badung, Kamis, 3 Juli 2025. (Balihotnews/dprd badung).

Balihotnews.com | BADUNG – Ketua DPRD Kabupaten Badung I Gusti Anom Gumanti memimpin Rapat Paripurna Pertama Masa Persidangan Ketiga DPRD Kabupaten Badung di Ruang Sidang Utama Gosana Lantai III Kantor Sekretariat DPRD Kabupaten Badung, Kamis, 3 Juli 2025.

Rapat Paripurna mengagendakan penjelasan Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa atas Ranperda tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran dan Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Badung tahun 2024.

Sementara itu, Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa yang didampingi Wakil Bupati Bagus Alit Sucipta menyebutkan APBD Badung tahun 2024 secara prinsip memang tidak mencapai target dari yang ditetapkan.
Adapun APBD tahun 2024 ditetapkan sebesar Rp 11, 3 triliyun lebih dan realisasinya hanya Rp 8,6 triliyun lebih.

Berita Terkait:  Jalin Sinergitas Berkelanjutan, Kapolda Bali Lakukan Kunjungan Silaturahmi Perdana ke Gubernur Bali

Sedangkan, Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang ditargetkan Rp 10,2 triliyun terealisasi sebesar Rp 7,5 triliyun lebih, sehingga terjadi beberapa kegiatan yang tidak dapat dilaksanakan.

Namun, berkat pengendalian yang dilaksanakan oleh pemerintah daerah tidak sampai menimbulkan utang, malahan justru terjadi Sisa Lebih Penggunaan Anggaran (SILPA) sebesar Rp 381 milyar lebih.

“Selain efisiensi ada suatu langkah yang cerdas dari pemerintah yang mana menjadi prioritas dan yang mana tidak prioritas untuk dilaksanakan,” kata Bupati Adi Arnawa.

Oleh karena itu, Bupati Adi Arnawa berharap ke depan dari target yang telah ditetapkan itu bisa terealisasi sesuai potensi yang dimiliki baik dari aspek Sumber Daya Manusia (SDM) maupun realisasi pendapatan.

Berita Terkait:  Aksi Sosial TP PKK Provinsi Bali "Bergerak dan Berbagi" Sasar Tiga Lokasi di Kabupaten Karangasem

“Rancangan APBD itu menunjukkan optimisme sekaligus memotivasi untuk perangkat daerah yang fungsinya dalam rangka optimalisasi pendapatan untuk kerja maksimal,” tutupnya. (ace).

 

Berita Terkini