Program MBG Ingatkan Bahaya Makanan Ultra Proses, Ajak Keluarga Bangun Pola Makan Sehat

Sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) oleh DPR RI bersama Badan Gizi Nasional (BGN) di Wantilan Pura Dalem Sesetan pada Minggu (30/11/2025). (balihotnews/istimewa)
Sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) oleh DPR RI bersama Badan Gizi Nasional (BGN) di Wantilan Pura Dalem Sesetan pada Minggu (30/11/2025). (balihotnews/istimewa)

Balihotnews.com | DENPASAR – Sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali menekankan pentingnya peran keluarga dalam membentuk pola makan sehat bagi anak sejak usia dini. Agenda yang digelar DPR RI bersama Badan Gizi Nasional (BGN) di Wantilan Pura Dalem Sesetan pada Minggu (30/11/2025) ini menjadi bagian dari langkah pemerintah memperluas edukasi gizi ke masyarakat.

Anggota Komisi VI DPR RI, I Nyoman Parta, menegaskan bahwa keberhasilan program MBG tidak hanya bertumpu pada kebijakan pemerintah. Keluarga harus menjadi pilar utama dalam menjaga kualitas asupan makan anak setiap hari.

“Kita sepakat bahwa anak-anak adalah titipan yang sangat berharga. Tugas kita bukan hanya memastikan mereka sekolah, tetapi juga memastikan bahwa mereka mengonsumsi makanan yang bergizi dan seimbang. Perubahan pola makan itu dimulai dari rumah,” ujarnya.

Berita Terkait:  Pekerja Wajib Tahu! 10 Poin Baru dalam UU Pelindungan Ketenagakerjaan 

Ia menyoroti tantangan saat ini, yakni semakin mudahnya akses anak terhadap makanan ultra proses. Menurutnya, orang tua perlu mengubah pola pikir mengenai makanan.

“Makanan bukan hanya soal mengenyangkan. Ia harus membawa kebaikan bagi tubuh. Karena itu kita perlu mengubah cara pandang kita, cara kita memasak, dan cara kita mendidik anak terkait makanan,” lanjut Parta.

Perwakilan BGN, Alwin Supriyadi, menambahkan bahwa program MBG dirancang untuk menyiapkan generasi Indonesia yang lebih sehat dan produktif di masa mendatang.

“Program MBG ini bukan hanya soal memberikan makanan. Ini soal membangun individu yang sehat, aktif, dan produktif. Ketika gizi terpenuhi, potensi setiap individu akan lebih mudah berkembang,” tegasnya.

Berita Terkait:  Melihat Berakhirnya PHDI Menuju MAHASABHA XIII, KMHDI Buleleng Soroti Ruang Anak Muda dan Persoalan Umat

Program Makan Bergizi Gratis merupakan salah satu program unggulan Presiden terpilih Prabowo Subianto bersama Wakil Presiden terpilih Gibran Rakabuming Raka. Program ini diarahkan untuk meningkatkan gizi masyarakat, terutama anak dan ibu, serta menekan angka stunting dan malnutrisi secara nasional.

Sosialisasi di Bali menjadi langkah lanjutan dalam membangun kesadaran gizi berbasis keluarga, sehingga pola makan sehat dapat menjadi kebiasaan sehari-hari yang berkelanjutan. (red)

Berita Terkini