Polisi Kantongi Ciri-Ciri Pembunuh WNA Belanda di Badung

Foto: Kapolres Badung AKBP Joseph Edward Purba, saat memberikan keterangan pers di Polres Badung, Rabu, 25 Maret 2026. (Balihotnews/ist).

Balihotnews.com | BADUNG – Kepolisian Resor (Polres) Badung memastikan telah mengantongi ciri-ciri dua pelaku kasus pembunuhan warga negara Belanda berinisial RP (49) di wilayah Badung.

Kapolres Badung AKBP Joseph Edward Purba menjelaskan berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) dan keterangan saksi, pelaku diduga berjumlah dua orang menggunakan pakaian ojek online.

Namun, identitas lengkap dan motif pelaku hingga kini masih dalam pendalaman. “Pelaku teridentifikasi dua orang, namun ciri-ciri detail masih dalam proses pendalaman penyidikan,” kata Edward di Badung, Bali, Rabu, 25 Maret 2026.

Kapolres Badung menjelaskan dalam upaya mengungkap kasus tersebut, penyidik telah memeriksa lima orang saksi dan masih akan melakukan pemeriksaan lanjutan. Polisi juga mengoptimalkan penelusuran rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian serta mendalami keterangan dari orang-orang terdekat korban.

Berita Terkait:  Dirtipideksus Bareskrim Polri Bekuk Tatang Winata, Kasus Impor Ilegal Terbongkar dengan Barang Bukti Rp253 Miliar

Hingga saat ini, polisi belum menemukan adanya hubungan antara korban dan pelaku. Dugaan motif pembunuhan pun belum dapat disimpulkan karena pelaku belum berhasil diungkap.

“Kami masih menggali fakta-fakta, termasuk kemungkinan adanya permasalahan korban dengan pihak lain,” terangnya.

Joseph menyatakan berdasarkan data sementara dari pihak imigrasi, korban diketahui telah berada di Bali sejak tahun 2024 dan sebelumnya beberapa kali keluar-masuk wilayah Indonesia.

Korban juga disebut memiliki sejumlah usaha atau bisnis di Bali. Terkait kabar yang menyebut pelaku merupakan warga negara asing, polisi menyatakan belum dapat memastikan hal tersebut.

Begitu pula dengan dugaan pelaku telah melarikan diri ke luar negeri, yang masih dalam proses penelusuran.

Berita Terkait:  Ungkap Kasus Pengeroyokan Viral di Medsos Polda Bali Amankan 5 Pelaku

Polisi telah berkoordinasi dengan pihak imigrasi, namun langkah pencekalan belum dapat dilakukan karena identitas pelaku belum diketahui secara pasti.

Selain itu, polisi juga menyoroti kemungkinan penggunaan jaket ojek online oleh pelaku sebagai modus untuk menghilangkan jejak.

“Jaket ojek online mudah didapat, sehingga kerap digunakan pelaku kejahatan untuk menyamarkan identitas,” paparnya.

Saat ini, penyelidikan masih terus berlangsung guna mengungkap identitas pelaku serta motif di balik kasus pembunuhan tersebut. (alan).

 

Berita Terkini