Balihotnews.com | DENPASAR – PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pengatur Distribusi (UP2D) Bali memastikan kesiapan penuh dalam menjaga keandalan pasokan listrik selama periode Ramadan, Idulfitri 1447 H/2026 M, serta Hari Raya Nyepi.
Langkah ini dilakukan untuk mendukung kenyamanan masyarakat dalam beribadah, mudik, hingga beraktivitas dan berlibur di Bali.
Sebagai bentuk antisipasi, PLN UP2D Bali mengoperasikan posko siaga kelistrikan yang menjadi pusat pemantauan dan koordinasi selama masa siaga. Posko ini didukung oleh operator dispatcher dan command center yang bersiaga selama 24 jam guna memastikan sistem kelistrikan tetap berjalan optimal.
Dispatcher memiliki peran penting dalam mengendalikan sistem distribusi listrik secara real time dari ruang kendali. Melalui pemantauan jaringan secara terus-menerus, dispatcher mampu melakukan pengaturan beban, manuver sistem, hingga langkah awal penanganan apabila terdeteksi potensi gangguan.
Sementara itu, command center berfungsi sebagai pusat layanan selama 24 jam yang menerima serta menindaklanjuti laporan gangguan listrik dari pelanggan, termasuk melalui aplikasi PLN Mobile dan Contact Center 123. Dengan sistem ini, laporan dapat segera diteruskan kepada petugas terdekat untuk ditangani secara cepat dan terpantau.
Dengan dukungan posko siaga tersebut, PLN dapat memantau kondisi jaringan secara menyeluruh, mempercepat koordinasi saat terjadi gangguan, serta memastikan proses pemulihan berjalan lebih responsif demi menjaga kontinuitas pasokan listrik.
Manajer PLN UP2D Bali, Petrus Irwan Ichwansaputra, menegaskan bahwa kesiapsiagaan ini merupakan komitmen PLN dalam menjaga keandalan layanan, khususnya saat aktivitas masyarakat meningkat.
“Kami memastikan seluruh personel, baik di lapangan maupun di ruang kendali, dalam kondisi siap siaga. Dengan dukungan posko siaga, setiap potensi gangguan dapat segera direspons dengan cepat sehingga pasokan listrik tetap andal,” ujarnya.
Ia menambahkan, momen Ramadan dan Idulfitri yang diiringi meningkatnya mobilitas masyarakat, serta lonjakan kunjungan wisatawan menjelang Nyepi, menjadi perhatian utama PLN. Oleh karena itu, sistem pemantauan terintegrasi dan kesiapan personel menjadi kunci dalam menjaga kenyamanan masyarakat.
Di Bali, di mana aktivitas keagamaan dan pariwisata berjalan beriringan, keandalan listrik menjadi faktor penting dalam menjaga kelancaran berbagai kegiatan, termasuk saat Hari Raya Nyepi yang identik dengan suasana hening.
Melalui langkah siaga ini, PLN UP2D Bali kembali menegaskan komitmennya untuk menghadirkan layanan listrik yang andal, sehingga masyarakat dapat menjalani Ramadan, Idulfitri, dan Nyepi dengan aman dan nyaman. (red).





