Balihotnews.com | BANGLI – Dukungan nyata untuk menjaga kearifan lokal kembali diwujudkan PT PLN (Persero) melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Kali ini, PLN menyerahkan bantuan pembangunan Bale Pesandekan di Pura Puseh Desa Adat Manikliyu, Kabupaten Bangli, Minggu (7/9/2025).
Bale Pesandekan memiliki fungsi penting sebagai pusat aktivitas warga, mulai dari peribadatan, musyawarah, hingga kegiatan sosial.
Dengan berdirinya fasilitas ini, masyarakat Desa Adat Manikliyu dapat lebih nyaman melaksanakan tradisi, sekaligus menjaga keharmonisan sesuai falsafah Tri Hita Karana yang menekankan keseimbangan hubungan manusia dengan Tuhan, sesama, dan alam.
Penyerahan bantuan tersebut berlangsung hangat, dihadiri langsung Bendesa, Kelian, Petajuh, Prajuru, warga desa, serta anggota DPR RI I Gusti Ngurah Kesuma Kelakan.
Senior Manager Komunikasi dan Umum PLN UID Bali, Imbar Susanto, menegaskan bahwa bantuan ini merupakan bentuk komitmen PLN dalam membangun hubungan yang lebih erat dengan masyarakat.
“PLN tidak hanya menghadirkan listrik yang andal, tetapi juga berkomitmen mendukung pembangunan sosial, ekonomi, dan budaya masyarakat. Bantuan pembangunan Bale Pesandekan ini kami harapkan bisa menjadi sarana yang bermanfaat bagi warga dalam melaksanakan kegiatan peribadatan sekaligus menjaga keharmonisan sesuai dengan nilai Tri Hita Karana,” ujar Imbar.
Manfaat Keberlanjutan
Lebih jauh, Imbar menekankan bahwa langkah ini bukan sekadar program sosial sesaat.
“Kami percaya, pembangunan Bale Pesandekan akan memberikan manfaat yang berkelanjutan, tidak hanya untuk warga saat ini, tetapi juga bagi generasi mendatang di Desa Adat Manikliyu,” tambahnya.
Apresiasi datang dari Bendesa Adat Manikliyu, I Ketut Gunawan, yang menyebutkan bahwa bantuan ini sejalan dengan kebutuhan warga.
“Atas nama masyarakat Desa Adat Manikliyu, kami mengucapkan terima kasih kepada PLN. Bantuan ini sangat bermanfaat bagi warga dalam menjaga kelancaran berbagai kegiatan adat dan sosial. Semoga kerja sama ini bisa terus berlanjut demi kebaikan bersama,” ungkapnya.
Dengan adanya dukungan ini, PLN kembali meneguhkan perannya bukan hanya sebagai penyedia energi, tetapi juga mitra masyarakat dalam menjaga kelestarian budaya dan meningkatkan kesejahteraan sosial.
Program TJSL di Bangli menjadi bukti bahwa pembangunan infrastruktur adat memiliki arti penting untuk memperkuat identitas lokal sekaligus keberlanjutan kehidupan masyarakat Bali. (red)





