Balihotnews.com | DENPASAR – RSUD Wangaya sebagai Rumah Sakit rujukan Pemerintah menjadi prioritas utama pemulihan sistem kelistrikan, guna memastikan pelayanan medis bagi masyarakat tetap berjalan.
Untuk itu, PLN UP3 Bali Selatan bergerak cepat memulihkan sistem kelistrikan di RSUD Wangaya, Denpasar, pasca banjir yang melanda wilayah Bali akibat hujan deras, sejak Jumat malam, 12 September 2025.
Kepala Instalasi Pemeliharaan Sarana dan Prasarana RSUD Wangaya, Bayu Nurcahya menyatakan, bahwa pihaknya terus berkoordinasi dengan tim PLN sejak awal banjir melanda.
“Kondisi di lapangan memang cukup menantang, namun koordinasi kami dengan PLN berjalan sangat baik dan intens. Prioritas kami adalah memastikan pelayanan kesehatan tidak terganggu,” terangnya.
Ia juga mengucapkan terima kasih berkat kerjasama yang baik, listrik di beberapa fasilitas utama rumah sakit sudah kembali normal. Hal ini sangat membantu tenaga medis dalam memberikan pelayanan kesehatan.
Sementara itu, Manager PLN UP3 Bali Selatan I Putu Kariana memastikan bahwa timnya langsung menerjunkan petugas untuk melakukan pengecekan dan penanganan instalasi listrik di area rumah sakit.
“Kami menurunkan tim teknis untuk memetakan kondisi instalasi yang terdampak banjir, kemudian melakukan pemulihan secara bertahap agar aman dan sesuai standar keselamatan,” paparnya.
Pemulihan dilakukan sejak Sabtu pagi, 13 September 2025, setelah genangan air mulai surut di beberapa titik vital rumah sakit.
Proses ini berlangsung bertahap, dimulai dari instalasi yang paling dibutuhkan untuk menunjang layanan medis darurat, seperti ruang IGD, ICU, dan ruang perawatan pasien.
Peralatan tambahan, seperti pompa portabel hingga genset cadangan juga disiapkan untuk mendukung kelancaran listrik sementara sebelum sistem utama dipulihkan sepenuhnya.
“Pasien tidak boleh menunggu, listrik harus stabil. Itu komitmen kami,” tegas I Putu Kariana.
Dengan pemulihan yang berlangsung intens dan terkoordinasi, PLN memastikan bahwa pelayanan publik di RSUD Wangaya tetap berjalan optimal.
“Hal ini, sekaligus menunjukkan kesiapsiagaan PLN dalam menghadapi kondisi darurat serta komitmennya untuk selalu mendukung fasilitas vital masyarakat, terutama di sektor kesehatan,” pungkasnya. (red).





