PKB 2025 Sukses Besar, Pedagang Panen Omzet Ratusan Juta

Foto: Gubernur Bali Wayan Koster kembali menunjukkan kedekatan dengan rakyat melalui dialog hangat bersama Gede Yota, seorang pedagang laklak asal Buleleng, pedagang sokasi Wayan Karmen dan Penonton setia PKB 2025 Dadong Resmini, di Panggung Terbuka Ardha Candra, saat Penutupan PKB XLVII 2025. (Balihotnews/ist).

Balihotnews.com | DENPASAR – Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVIII Tahun 2025 resmi ditutup oleh Gubernur Bali Wayan Koster pada Sabtu (19/7/2025), dalam suasana meriah yang dipenuhi suka cita.

Penutupan PKB yang berlangsung selama tiga minggu, sejak 29 Juni 2025, tidak hanya menyajikan keberagaman seni budaya Bali yang autentik, namun juga membawa berkah luar biasa bagi para pelaku UMKM dan pedagang kuliner lokal.

Dalam momen penutupan, Gubernur Koster kembali menunjukkan kedekatannya dengan rakyat melalui dialog hangat bersama Gede Yota, seorang pedagang laklak asal Buleleng.

Dengan bahasa khas kerakyatannya, Gubernur Koster berbincang di atas panggung, menanyakan langsung pengalaman berdagang selama PKB.

“Omzet laklak saya tembus Rp100 juta, Pak Gubernur,” kata Gede Yota penuh semangat, yang dibalas tepuk tangan pengunjung.

Berita Terkait:  Percepat Infrastruktur Transportasi Laut, Pemkab Klungkung dan Pemprov Bali Dorong Peningkatan Status Pelabuhan Kusamba ke Kemenhub

Ia bahkan melibatkan 14 pelajar SMA sebagai tenaga kerja harian karena sedang libur sekolah.

Tak hanya itu, stand UMKM milik Wayan Karmen dari Bangli yang memproduksi sok asi dan keben juga mencatatkan omzet fantastis, yakni mencapai Rp160 juta sepanjang gelaran PKB berlangsung.

PKB 2025 juga diapresiasi, karena mendukung Gerakan Bali Bersih Sampah yang dibina oleh Ibu Duta PSP PSBS PADAS. Seluruh pedagang kuliner, UMKM, dan pengunjung menyampaikan rasa terima kasih mendalam atas penyelenggaraan PKB yang tertib, bersih, dan memberdayakan masyarakat.

“Terima kasih Pak Gubernur Wayan Koster, Ibu Ketua Dekranasda Bali Putri Suastini, dan Bapak Kadis Kebudayaan Prof Arya Sugiarta beserta jajaran. PKB kali ini sangat berkesan dan penuh manfaat,” ujar para pedagang secara kompak.

Berita Terkait:  Kriyanusa 2026, Dekranasda Klungkung Kenalkan Produk Kerajinan Lokal

Kesaksian menarik juga datang dari Ni Ketut Rasmini, seorang “dadong gaul” yang setiap hari menyempatkan diri menonton pentas seni seperti Joged, Gandrung, dan Prembon di PKB. “Saya nggak pernah bosan. PKB tahun ini luar biasa. Terima kasih Pak Gubernur,” katanya haru.

PKB XLVIII 2025 pun ditutup dengan penuh apresiasi publik. Citra Gubernur Koster sebagai pemimpin yang merakyat dan peduli pada seni budaya serta kesejahteraan rakyat semakin menguat di hati masyarakat Bali. (red)

Berita Terkini