Pemkab Jembrana Efisiensikan Anggaran Terapkan Sentralisasi Kendaraan Operasional

Foto: Sekda Jembrana I Made Budiasa, saat tatap muka bersama Paguyuban Sopir Pemkab Jembrana di Ruang Rapat Jimbarwana, Kantor Bupati Jembrana, Jumat, 8 Januari 2026. (Balihotnews/ist).

Balihotnews.com | JEMBRANA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jembrana terus melakukan langkah strategis untuk menekan pengeluaran daerah sekaligus menata aset secara lebih tertib.

Salah satu kebijakan yang diterapkan adalah sentralisasi kendaraan operasional perangkat daerah guna meningkatkan efisiensi anggaran.
Kebijakan ini dirancang untuk mempermudah pengelolaan aset daerah, mulai dari pemeliharaan, pengawasan, hingga optimalisasi pemanfaatan kendaraan dinas.

Dengan sistem terpusat, penggunaan kendaraan operasional dapat disesuaikan dengan kebutuhan riil di lapangan sehingga lebih efektif dan tepat guna.

Selain meningkatkan efektivitas penggunaan aset, sentralisasi kendaraan operasional juga diyakini mampu menekan biaya operasional, khususnya pengeluaran Bahan Bakar Minyak (BBM).

Penghematan juga diharapkan terjadi pada biaya perawatan rutin, perbaikan kendaraan, hingga pengadaan kendaraan baru. Sistem pengelolaan terpusat dinilai lebih efisien, transparan dan akuntabel.

Berita Terkait:  Percepat Infrastruktur Transportasi Laut, Pemkab Klungkung dan Pemprov Bali Dorong Peningkatan Status Pelabuhan Kusamba ke Kemenhub

Sekretaris Daerah Kabupaten Jembrana, I Made Budiasa menegaskan bahwa kebijakan ini tidak akan menghambat kinerja perangkat daerah. Justru sebaliknya, sentralisasi kendaraan dinas diharapkan mampu mendukung pelayanan publik agar tetap berjalan optimal dengan tata kelola aset yang lebih tertib dan terukur.

Dalam mendukung implementasi kebijakan tersebut, Pemerintah Kabupaten Jembrana melalui Dinas Komunikasi dan Informatika juga meluncurkan aplikasi SIKENDI untuk mempermudah proses peminjaman kendaraan operasional oleh organisasi perangkat daerah (OPD).

“Dengan diterapkan SIKENDI menjadi langkah penting mewujudkan pengelolaan aset daerah yang tertib dan berbasis digital serta memudahkan bagi para OPD yang akan meminjam kendaraan operasional, karena alurnya sudah dijelas disana,” kata Sekda Budiasa, saat tatap muka bersama Paguyuban Sopir Pemkab Jembrana di Ruang Rapat Jimbarwana, Kantor Bupati Jembrana, Jumat, 8 Januari 2026.

Berita Terkait:  Mutasi Besar Polri: Kapolri Tunjuk Brigjen Pasma Royce Jadi Kapolda Bali

Ke depan, kebijakan sentralisasi kendaraan operasional ini akan terus dievaluasi untuk memastikan efektivitas pelaksanaannya, sekaligus memberikan manfaat maksimal bagi tata kelola pemerintahan dan pengelolaan keuangan daerah di Kabupaten Jembrana. (red).

 

 

Berita Terkini