Balihotnews.com | SURABAYA – Komitmen PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo dalam membangun Sumber Daya manusia (SDM) diwujudkan melalui peluncuran Pelindo Creative Hub.
Program Pelindo Creative Hub menjadi solusi pendidikan alternatif bagi anak-anak putus sekolah di wilayah ring 1 pelabuhan, sekaligus ruang inklusi untuk menumbuhkan kembali kepercayaan diri dan masa depan mereka.
Pelindo Creative Hub hadir sebagai sekolah nonformal yang berada dibawah payung Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Pelindo bidang pendidikan. Program ini dirancang untuk membuka kembali akses belajar bagi anak-anak yang sempat tertinggal, sekaligus membekali mereka dengan keterampilan praktis agar mampu mandiri secara ekonomi.
Dalam pelaksanaannya, Pelindo Creative Hub mengusung dua program utama. Pertama, Program PKBM (Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat) yang menyediakan pendidikan kesetaraan Paket A, B, dan C. Kedua, Program Keterampilan dan Keahlian yang disesuaikan dengan kebutuhan dunia kerja dan peluang wirausaha.
Pada tahap awal, Pelindo Creative Hub menggelar pelatihan konten kreator dan digital marketing, kuliner dasar, komputer dasar, hingga barista. Lebih dari 50 anak telah terlibat dalam fase perdana, yang dijaring melalui pendekatan jemput bola bersama RT, RW, dan pihak kelurahan setempat.
Executive Director 3 Pelindo, Daru Wicaksono Julianto, menegaskan bahwa program ini merupakan wujud keberpihakan Pelindo terhadap masa depan generasi muda di sekitar pelabuhan.
“Pelindo Creative Hub adalah rumah bagi mimpi-mimpi yang sempat terhenti. Kami meyakini setiap anak berhak atas pendidikan dan setiap mimpi layak untuk dirawat. Melalui program ini, kami tidak hanya ingin anak-anak lulus, tetapi juga siap hidup, siap mandiri, dan siap berkarya,” kata Daru.
Ia menambahkan, Pelindo Creative Hub dibangun dengan semangat inklusivitas, termasuk merangkul anak-anak berkebutuhan khusus agar memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang dan kembali memiliki harapan.
Apresiasi juga datang dari Camat Pabean Cantikan, Muhammad Januar Rizal, yang menilai kehadiran Pelindo Creative Hub sejalan dengan kebutuhan masyarakat di wilayahnya.
“Kami menyambut baik kehadiran Pelindo Creative Hub di wilayah Pabean Cantikan. Program ini menjawab persoalan sosial yang nyata, khususnya anak-anak putus sekolah. Kehadiran Pelindo menjadi contoh kolaborasi antara dunia usaha dan pemerintah dalam membangun kualitas Sumber Daya Manusia,” ungkapnya.
Ke depan, Pelindo berharap Pelindo Creative Hub dapat menjadi model pendidikan inklusif yang berkelanjutan, sekaligus membuktikan bahwa pembangunan infrastruktur pelabuhan harus berjalan seiring dengan pembangunan manusia di sekitarnya. (red).





