Pelabuhan Benoa Pecahkan Rekor Layani Kapal Pesiar

Kedatangan kapal pesiar di tengah puncak arus balik Lebaran di Pelabuhan Benoa (balihotnews/red)

Balihotnews.com | DENPASAR – Pelabuhan Benoa kembali membuktikan perannya sebagai salah satu pelabuhan utama dalam mendukung pariwisata dan industri kapal pesiar internasional. Dalam lima hari berturut-turut, dari Minggu (06/04/2025) hingga Kamis (10/04/2025), empat kapal pesiar internasional—MV Viking Orion, MS Paul Gauguin, MV Norwegian Sun, dan Seven Seas Mariner—bergantian sandar di pelabuhan tersebut. Prestasi ini semakin luar biasa mengingat Pelabuhan Benoa tengah menghadapi puncak arus balik Lebaran 2025.

Tak berhenti di situ, agenda kedatangan kapal pesiar masih berlanjut dengan tiga kapal tambahan yang dijadwalkan bersandar dari Jumat (11/04) hingga Minggu (13/04). Ini menjadi momen bersejarah bagi Pelabuhan Benoa, menegaskan perannya sebagai gerbang wisatawan dunia ke Indonesia.

Berita Terkait:  Percepat Distribusi BBM, Gubernur Koster Terapkan WFH Tiga Hari, Dorong Operasional Depo dan SPBU 24 Jam

Kedatangan Kapal Pesiar di Tengah Puncak Arus Balik

Dimulai dengan MV Viking Orion berbendera Norwegia yang tiba pada H+6 Lebaran (06/04) pukul 06.00 WITA, kapal sepanjang 228 meter dengan bobot 47.881 ton ini membawa 1.430 penumpang. Disusul keesokan harinya oleh MS Paul Gauguin dari Prancis, yang mengangkut 430 wisatawan dan 218 kru sebelum melanjutkan perjalanan ke Pulau Komodo. Kemudian, MV Norwegian Sun dan Seven Seas Mariner masing-masing tiba pada 08 dan 09 April, membawa total hampir 2.700 wisatawan.

Di tengah meningkatnya volume penumpang, Pelabuhan Benoa telah melakukan berbagai langkah antisipasi, termasuk menambah unit X-ray dan mendirikan Posko Mudik BUMN 2025.

Berita Terkait:  Tak dapat Disehatkan, OJK Cabut Izin Usaha PT PVK

Sinergi Demi Layanan Optimal

General Manager Pelabuhan Benoa Pelindo Sub Regional 3 Bali Nusra, Agung Mataram, mengungkapkan bahwa pencapaian ini merupakan tantangan sekaligus kebanggaan. “Kami sangat antusias menerima kunjungan kapal pesiar dalam jumlah besar di tengah arus balik mudik Lebaran. Ini membuktikan bahwa Pelabuhan Benoa tidak hanya menjadi pusat logistik, tetapi juga gerbang utama wisatawan internasional,” ujar Agung.

Pelindo Sub Regional 3 Bali Nusra terus berkoordinasi dengan berbagai pihak seperti KSOP, Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP), operator kapal, serta aparat keamanan guna memastikan operasional tetap berjalan lancar. Meski jumlah pemudik melonjak, layanan pelabuhan tetap optimal tanpa mengganggu kenyamanan penumpang kapal pesiar.

Lonjakan Penumpang dan Dampak Ekonomi Positif

Berita Terkait:  Dari Sampah Menjadi Nilai Tambah, Pelindo Lanjutkan Program WISE di Ring 1 Pelabuhan Benoa 

Hingga H+10 Lebaran 2025, jumlah penumpang domestik dan internasional di Pelabuhan Benoa mencapai 7.000 orang—naik signifikan dari 3.200 orang pada periode yang sama tahun lalu. Keberadaan kapal pesiar juga memberi dampak positif bagi ekonomi lokal, mulai dari pemandu wisata, UMKM, hingga penyedia jasa transportasi.

Penumpang yang turun di Pelabuhan Benoa disambut dengan pelayanan prima serta berbagai atraksi budaya yang memperkenalkan kekayaan tradisi Bali. Dengan berbagai inovasi layanan dan kesiapan infrastruktur, Pelabuhan Benoa semakin memperkuat posisinya sebagai salah satu destinasi favorit kapal pesiar dunia. (red)

 

 

Berita Terkini