Maulid Nabi di Lapas Kerobokan: 900 Warga Binaan Tebar Spirit Persaudaraan

Suasana khidmat di Aula Lapas Kelas IIA Kerobokan saat memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 H, pada Senin (8/9/2025). (balihotnews/lapaskerobokan).
Suasana khidmat di Aula Lapas Kelas IIA Kerobokan saat memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 H, pada Senin (8/9/2025). (balihotnews/lapaskerobokan).

Balihotnews.com | BADUNG – Suasana khidmat memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 H menyelimuti Aula Lapas Kelas IIA Kerobokan pada Senin (8/9/2025).

Acara yang bertajuk “Meneladani Akhlak Nabi Muhammad SAW, Menguatkan Iman dan Persaudaraan”, diikuti sekitar 900 warga binaan muslim bersama jajaran pejabat lapas.

Kepala Lapas Kelas IIA Kerobokan, Hudi Ismono, menegaskan pentingnya momentum peringatan Maulid Nabi sebagai penguatan spiritual.

“Peringatan Maulid Nabi ini kita maknai sebagai momentum untuk meneladani akhlak Rasulullah, memperkuat iman, dan mempererat persaudaraan. Bagi warga binaan, kegiatan keagamaan seperti ini menjadi bekal spiritual yang sangat penting dalam proses pembinaan,” jelasnya.

Acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an dan dilanjutkan tausyiah oleh Ustadz Ariful Akmal, S.Ag dari Universitas Udayana.

Berita Terkait:  Pertamina Janji Sehari Tak Kelar, Koster Datangi Direktur Pertamina di Sanggaran

Dalam ceramahnya, ia mengajak seluruh warga binaan untuk meneladani ajaran Nabi Muhammad SAW sebagai pedoman hidup, terutama dalam menghadapi tantangan selama masa pembinaan.

Peringatan yang ditutup dengan suasana hangat dan penuh kekhusyukan ini bukan sekadar ritual keagamaan, tetapi juga menjadi ruang kebersamaan yang memperkuat ikatan antarsesama warga binaan.

Lapas Kerobokan berharap nilai religius yang tertanam melalui kegiatan ini dapat menjadi pondasi bagi warga binaan saat kembali ke masyarakat. (red)

Berita Terkini