Masker dan Sinyal Gratis: Wujud Komitmen Indosat Bantu Korban Lewotobi

Indosat menyalurkan ribuan masker ke sejumlah titik pengungsian korban erupsi Gunung Lewotobi di Kabupaten Flores Timur, NTT. (balihotnews/indosat)
Indosat menyalurkan ribuan masker ke sejumlah titik pengungsian korban erupsi Gunung Lewotobi di Kabupaten Flores Timur, NTT. (balihotnews/indosat)

Balihotnews.com | FLORES TIMUR – Di tengah abu vulkanik yang belum sepenuhnya mereda, Indosat Ooredoo Hutchison menunjukkan komitmennya tidak hanya sebagai penyedia layanan telekomunikasi, tetapi juga sebagai mitra kemanusiaan.

Terbaru, Indosat menyalurkan ribuan masker ke sejumlah titik pengungsian korban erupsi Gunung Lewotobi di Kabupaten Flores Timur, NTT.

Tiga lokasi pengungsian utama menjadi sasaran bantuan ini: Desa Konga di Kecamatan Titehena, Desa Dulipali di Kecamatan Ile Bura, dan Desa Boru di Kecamatan Wulanggitang.

Masker-masker tersebut dibagikan untuk melindungi kesehatan warga yang masih terus terpapar debu vulkanik.

“Kami memahami bahwa dampak bencana tidak berhenti dalam sehari. Oleh karena itu, kami terus hadir dalam fase pemulihan, termasuk hari ini dengan distribusi masker sebagai bentuk perlindungan kesehatan warga dari paparan abu vulkanik. Ini adalah wujud nyata semangat gotong royong yang kami junjung tinggi,” ujar Fahd Yudhanegoro, EVP Head of Circle Java Indosat Ooredoo Hutchison, (4/3/2025).

Berita Terkait:  Raih 186 Suara, Letjen I Nyoman Cantiasa Ungguli Ari Dwipayana dalam Pemilihan Ketua Umum PHDI Pusat

Erupsi Gunung Lewotobi yang terjadi sejak November 2024 memaksa ribuan warga mengungsi. Sejak saat itu, Indosat telah beberapa kali hadir melalui bantuan tanggap darurat. Mulai dari makanan siap saji, perlengkapan bayi, hingga selimut dan tikar telah disalurkan.

Tak hanya itu, layanan komunikasi gratis juga dihadirkan melalui kartu SIM dan perangkat FWA HiFi Air. Indosat bahkan membangun BTS fisik di Waigate, untuk memastikan masyarakat tetap bisa berkomunikasi dalam situasi genting.

Komitmen ini merupakan bagian dari program Corporate Social Responsibility (CSR) Indosat, yang tidak berhenti pada bantuan sesaat, melainkan terus berlanjut seiring proses pemulihan.

“Kami percaya bahwa berada di sisi masyarakat saat masa sulit adalah tanggung jawab moral yang tak terelakkan. Kami berharap kehadiran dan dukungan kami dapat meringankan beban warga dan mendorong pemulihan yang lebih cepat. Indosat akan terus berjalan bersama masyarakat untuk bangkit kembali,” tambah Fahd.

Berita Terkait:  Pertamina Janji Sehari Tak Kelar, Koster Datangi Direktur Pertamina di Sanggaran

Apresiasi dari Warga dan Pemerintah Desa

Kehadiran Indosat di lokasi pengungsian mendapat sambutan positif dari warga. Masker menjadi kebutuhan yang sangat mendesak, terutama di tengah ancaman gangguan pernapasan yang kerap timbul dari paparan debu vulkanik.

“Kami mewakili warga Desa Konga menyampaikan terima kasih atas perhatian dan bantuan dari Indosat. Masker seperti ini sangat kami butuhkan demi menjaga kesehatan di lokasi pengungsian sementara,” ungkap Len Kwuta, Sekretaris Desa Dulipali, Kecamatan Ile Bura.

Di saat banyak pihak telah mengalihkan fokusnya ke wilayah lain, Indosat terus menjaga keberlanjutan bantuan dan kehadirannya di Flores Timur. Hal ini menunjukkan bahwa perusahaan tidak hanya fokus pada aspek bisnis, tetapi juga membangun kedekatan emosional dan sosial dengan masyarakat.

Berita Terkait:  Pekerja Wajib Tahu! 10 Poin Baru dalam UU Pelindungan Ketenagakerjaan 

Aksi ini menjadi bukti bahwa teknologi dan kepedulian bisa berjalan beriringan. Indosat tidak hanya menyambungkan jaringan komunikasi, tapi juga menguatkan semangat warga untuk terus melangkah meski di tengah ujian alam. (dir)

Berita Terkini