Balihotnews.com | TABANAN – Nuanu Creative City resmi dibuka setelah menyelesaikan tahap pertama pembangunan. Berbeda dari sekadar destinasi wisata, kawasan kreatif di pesisir barat daya Tabanan ini tampil sebagai ruang hidup yang memadukan seni, pendidikan, lingkungan, dan kesejahteraan sosial.
“Perjalanan kami dimulai dari cinta kami terhadap Bali dan awal yang sederhana,” ujar Lev Kroll, CEO Nuanu Creative City.
Ia juga melihat Nuanu yang begitu pesat dalam beberapa tahun dapat membuat sejarah baru dengan selesainya fase pertama ini dan dapat mengundang tamu untuk melakukan kunjungan pertama kali.
“Kami bangga mengatakan bahwa mengunjungi Nuanu untuk sehari memungkinkan pengunjung untuk belajar dan menikmati hal-hal yang menjadi keunikan dari Nuanu – alam, seni & budaya, serta berbagai hal menarik lainnya,” ungkap dia.
Sejak dibuka untuk publik pada 2023, Nuanu menanamkan fondasi bisnis berkelanjutan. Melalui Nuanu Social Fund (NSF), lebih dari Rp4,1 miliar telah disalurkan untuk pemberdayaan komunitas.
Program sosial ini melibatkan 4.974 peserta, memberi manfaat langsung kepada 2.245 penerima, serta dukungan personal kepada 893 individu.
Nuanu Junior Angels Foundation
Selain itu, Nuanu Junior Angels Foundation menghadirkan Kids Academy bagi 300 anak di Desa Beraban dan Desa Pandak Gede, dengan pelatihan seni, bahasa, hingga kewirausahaan.
Dari sisi lingkungan, Nuanu mencatat capaian ekologi signifikan yaitu, tingkat daur ulang mencapai 95%, pelepasan lebih dari 12.000 kupu-kupu, penanaman 114.700 pohon, hingga pemindahan 597 pohon besar.
Selain itu, 87,5 ton kompos berhasil dihasilkan dan digunakan kembali, serta 3.300 anggrek dikonservasi untuk menjaga keanekaragaman hayati.
“Bali adalah inspirasi bagi Nuanu. Kekayaan seni budaya, kreativitas, dan juga kehangatannya, bisa dirasakan dalam kawasan kreatif yang dibangun bersama masyarakat sekitar, pemerintah, dan juga investor yang memiliki nilai yang sama,” tutur Ida Ayu Astari Prada, Brand & Communications Director.
Wakil Gubernur Bali I Nyoman Giri Prasta melalui staf ahli Dr. I Wayan Ekadina menyambut positif kehadiran kawasan ini. Ia mengapresiasi upaya pemajuan pariwisata yang dilakukan Nuanu ini.
“Selamat dan sukses atas dilaksanakannya acara Grand Opening Nuanu Phase 1, dengan harapan bisa turut berkontribusi dalam upaya pemajuan pariwisata Bali, serta turut berkolaborasi dalam kerja-kerja pelestarian alam, budaya dan pemajuan kesejahteraan masyarakat Bali,” ujarnya.
Nuanu tidak hanya menawarkan ruang seni dan hiburan, melainkan juga membangun ekosistem yang mengedepankan nilai Tri Hita Karana, yaitu harmoni antara manusia, alam, dan spiritualitas. (dir)





