Balihotnews.com | BADUNG – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kerobokan terus memperkuat komitmen dalam membangun kemandirian pangan melalui program pembinaan warga binaan.
Upaya ini diwujudkan dengan penanaman 388 bibit pakcoy di kawasan pembangunan SAE Lembah Hijau, Kamis (25/9/2025).
Program ini sejalan dengan ASTA CITA Presiden Republik Indonesia serta 13 Program Akselerasi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan.
Penanaman dilakukan tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan pangan internal Lapas, tetapi juga sebagai bentuk kontribusi nyata warga binaan dalam mendukung agenda ketahanan pangan nasional.
Kepala Lapas Kelas IIA Kerobokan, Hudi Ismono, yang ikut langsung menanam bibit, menekankan bahwa sektor pertanian memiliki nilai strategis dalam pembinaan.
“Melalui penanaman pakcoy, kangkung, hingga pengembangan jeruk bali dan pisang cavendish, kami berupaya membekali warga binaan dengan keterampilan konkret sekaligus menumbuhkan kesadaran akan arti kemandirian,” jelasnya.
Program ketahanan pangan ini diharapkan mampu memberikan manfaat berkelanjutan, baik bagi warga binaan selama menjalani pembinaan, maupun setelah kembali ke masyarakat. (red)





