Kunjungan Naik 30 Persen, Acara Akhir Tahun Nuanu Jadi Magnet Wisata

Assistant PR Manager Nuanu Creative City, Calvin, pada Jumat (26/12/2025). (balihotnews/rahma)
Assistant PR Manager Nuanu Creative City, Calvin, pada Jumat (26/12/2025). (balihotnews/rahma)

Balihotnews.com | TABANAN – Nuanu Creative City kembali menghadirkan ruang kebersamaan bagi masyarakat lokal maupun wisatawan melalui festival kuliner Ruang Rasa yang digelar selama tiga hari, 26 hingga 28 Desember 2025 di kawasan Nuanu, Tabanan.

Assistant PR Manager Nuanu Creative City, Calvin menyampaikan kegiatan ini menjadi salah satu rangkaian dari lima agenda besar Nuanu pada Desember. Dalam festival ini, sekitar 30 pelaku kuliner dilibatkan dan dipilih melalui kurasi.

“Ini salah satu dari 5 acara Desember kita dan ini kita udah yang ketiga. Jadi di Ruang Rasa ini kita bawa sekitar 30 penggiat kuliner,” ujarnya, Jumat (26/12/2025).

Selain kuliner, festival ini juga menghadirkan beragam pertunjukan seni serta aktivitas hiburan lainnya seperti performing arts, pertunjukan seni, dan acara lainnya.

Calvin menyebut pelaksanaan kegiatan ini juga menggandeng komunitas sekitar. “Nah, kita berkolaborasi dengan komunitas sekitar juga. Dan kurator dari penggiat usahanya ini, penggiat kulinernya, itu adalah Food Comma. Jadi kita bekerja sama dengan Food Coma membawakan 30 penggiat kuliner dari Bali ke Nuanu,” jelasnya.

Berita Terkait:  Layani 15,5 Juta Penumpang hingga Agustus, Bandara Ngurah Rai Berkomitmen untuk Tingkatkan Pelayanan

Kunjungan Meningkat hingga 30 Persen

Memasuki akhir tahun, kawasan ini mencatat peningkatan kunjungan yang signifikan. Menurutnya karena Bali masih cukup favorit sebagai destinasi wisatawan mancanegara. “Jadi kita menerima kuenya lah kue peningkatan pengunjung di Nuanu,” katanya.

Dibandingkan hari biasa, Calvin memperkirakan kenaikan kunjungan mencapai 30 persen. “Mungkin bisa sekitar 30 persen dan kita memiliki target untuk per event dari bulan Desember ini itu sekitar 2000 orang yang datang,” ucapnya.

Ia menambahkan target tersebut pada pelaksanaan hari pertama festival cukup tercapai. “Target kita per acara lebih kurang 2.000 orang yang datang. Hari ini cukup tercapai.”

Soal kebiasaan pengunjung, Calvin menyebut banyak yang datang untuk menikmati suasana sore hingga patung ikonik The Earth Sentinels menyala.

Berita Terkait:  Polda Bali Kerahkan Personel Amankan Antrean BBM, Pastikan Situasi Tetap Kondusif

“Oh itu udah jadi kayak semacam budaya kali ya, untuk menunggu sunset di Nuanu di tengah tamannya dan menunggu patungnya nyala gitu. Atau kita sebutnya The Earth Sentinels,” jelasnya.

Soal Isu “Bali Sepi”

Ketika disinggung mengenai isu Bali sedang sepi wisatawan, Calvin menegaskan kondisi di Nuanu berbeda.

“Mengenai Bali sepi kebetulan itu bukan ranah kami ya, kami hanya menerima, kami hanya pusat destinasi yang kebetulan di bulan Desember ini kita mengalami peningkatan juga. Tapi Astungkara, puji Tuhan, syukurnya kita mengalami peningkatan,” katanya.

Terkait komposisi wisatawan, Calvin menyebut pengunjung didominasi wisatawan domestik, meski wisatawan mancanegara juga tetap hadir.

“Dua-duanya. Dan mungkin seperti yang bisa kita lihat di sini, mostly di sini domestic,” jelasnya.

Berita Terkait:  Batam Bisa Jadi “Dubai Kecil”, Investor Global Mulai Melirik?

Dari data sebelumnya, jumlah kunjungan harian Nuanu di weekdays berkisar 500 hingga 1.500 orang dan meningkat di akhir pekan.

“Kalau di weekdays sekitar 1000-1500 kadang bisa 500, tapi weekendnya pasti menyentuh sekitar 1800-2000,” kata Calvin.

Rangkaian Event Desember

Nuanu juga menggelar lima gelaran atau event sepanjang Desember. “Kita mulai dari Christmas Market di Pro-Ed Global School, terus tanggal 19 ada Christmas Market Nuanu di Blok 42, terus ketiga kita ada Ruang Rasa 26-28. Di tanggal 30 kita ada Samana. Terus tanggal 31 kita ada konser portal,” tutupnya. (rhm)

Berita Terkini