Balihotnews.com l DENPASAR- Gubernur Bali Wayan Koster meminta Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Bali memetakan cabang olahraga yang berpotensi menyumbangkan medali pada Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028. Bali ditargetkan mempertahankan peringkat ketujuh dan berupaya kembali menembus lima besar nasional.
Hal itu disampaikan Koster saat membuka Rapat Kerja Provinsi (Rakerprov) KONI Bali di Gedung Wiswa Sabha Utama, Kantor Gubernur Bali, Denpasar, Selasa (21/7/2026).
Rakerprov dihadiri Ketua Umum KONI Bali yang juga Wakil Gubernur Bali I Nyoman Giri Prasta, Ketua DPRD Provinsi Bali Dewa Made Mahayadnya, pengurus cabang olahraga, serta jajaran KONI kabupaten dan kota.
Koster mengatakan Bali menghadapi tantangan dari sisi jumlah penduduk, fasilitas olahraga, dan kekuatan anggaran jika dibandingkan dengan provinsi besar seperti Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur.
Karena itu, menurut Koster, pembinaan atlet harus dilakukan secara terarah. KONI diminta mengidentifikasi cabang olahraga yang berpeluang meraih medali emas, perak, dan perunggu. “Mana yang potensinya emas, mana yang potensinya perak, mana yang potensinya perunggu, petakan,” kata Koster.
Pemetaan tersebut kemudian harus ditindaklanjuti melalui program latihan, penguatan sarana, pendampingan atlet, serta dukungan teknis dan nonteknis. Koster juga meminta Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Bali 2027 tidak hanya menjadi kegiatan rutin, tetapi bagian dari persiapan menghadapi kompetisi nasional.
Koster menyatakan Pemprov Bali akan berupaya meningkatkan anggaran olahraga pada 2027. Namun, penambahan anggaran harus memenuhi standar minimum pengelolaan organisasi dan diarahkan untuk mencapai prestasi secara efektif.
Selain melalui APBD, Pemprov Bali juga akan mengkaji sumber pendanaan lain yang sah dan dapat dipertanggungjawabkan untuk mendukung pembinaan atlet dan penyelenggaraan kejuaraan olahraga.
Sementara itu, Giri Prasta mengatakan KONI Bali telah beberapa kali menggelar rapat dan evaluasi untuk menyusun program kerja, termasuk mempersiapkan keikutsertaan atlet Bali dalam PON Bela Diri dan PON Pantai.
KONI Bali juga memfasilitasi penyelesaian persoalan organisasi sejumlah cabang olahraga dan berkoordinasi dengan pemerintah daerah terkait pembangunan fasilitas pertandingan.
Salah satunya ialah pendampingan pembangunan kolam renang di Kabupaten Gianyar agar memenuhi standar internasional. Giri menyebut fasilitas renang di Kabupaten Buleleng saat ini telah memenuhi standar tersebut.
Buleleng juga tengah dipersiapkan menjadi tuan rumah Porprov Bali 2027. Kabupaten dan kota lain, terutama yang menjadi daerah penyangga, diminta mendukung pelaksanaan ajang tersebut.
Giri menegaskan seluruh keputusan Rakerprov harus dijalankan bersama oleh pengurus KONI Bali, KONI kabupaten dan kota, serta seluruh cabang olahraga.
“Kita akan memberikan penghargaan yang baik kepada atlet, apalagi yang meraih emas dan mengharumkan nama kabupaten, kota, serta Bali,” ujar Giri. (Bhn)






