Kinerja Cemerlang, Pelanggan Indosat Bali-Nusra Bertambah 200 Ribu di Kuartal III 2025

Gedung Indosat di Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta. (Balihotnews/Ist)
Gedung Indosat di Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta. (Balihotnews/Ist)

Balihotnews.com | JAKARTA – PT Indosat Tbk (Indosat Ooredoo Hutchison/IOH) mencatat kinerja positif pada kuartal III 2025. Khusus di wilayah Bali dan Nusa Tenggara (Bali-Nusra), perusahaan berhasil menambah sekitar 200 ribu pelanggan baru secara tahunan hingga September 2025, disertai peningkatan trafik data sebesar 10,7% secara kuartalan (QoQ).

Capaian tersebut menunjukkan konsistensi Indosat dalam menjaga performa selama tiga kuartal berturut-turut, sekaligus memperkuat posisi perusahaan sebagai penyedia layanan telekomunikasi dengan jaringan yang kian luas di kawasan timur Indonesia. Saat ini, jumlah BTS 4G di wilayah Bali-Nusra telah mencapai hampir 7.800 titik.

Presiden Direktur dan CEO Indosat Ooredoo Hutchison, Vikram Sinha, menyebut capaian positif ini sebagai bukti ketangguhan strategi bisnis Indosat di tengah kondisi makro ekonomi yang menantang.

Berita Terkait:  Samuel F. Silaen Kritik Arah Negara: Jangan Sibuk Mengatur Ruang Privat, Persoalan Publik Terabaikan!

“Sepanjang kuartal ketiga tahun 2025, Indosat mencatat pendapatan sebesar Rp14,05 triliun, tumbuh 3,8% dibandingkan kuartal sebelumnya. Pertumbuhan ini ditopang seluruh lini bisnis utama, mulai dari Seluler, Multimedia, Data Communications, Internet (MIDI), hingga Telekomunikasi Tetap,” ujar Vikram dalam siaran pers, Kamis, 30 Oktober 2025.

Ia menambahkan, laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk naik 29,1% menjadi Rp1,32 triliun, sementara EBITDA tumbuh 0,8% menjadi Rp6,49 triliun.

Selain itu, Average Revenue Per User (ARPU) turut meningkat 3,6% menjadi sekitar Rp40 ribu, dengan total pelanggan mencapai 95 juta pengguna seluler di seluruh Indonesia.

Transformasi Digital Berbasis AI

Menurut Vikram, tantangan ekonomi global justru menjadi momentum bagi Indosat untuk mempercepat transformasi digital berbasis kecerdasan buatan (AI).

Berita Terkait:  Berikut Cara Memadukan Promosi Online dan Offline, Strategi Efektif untuk Meningkatkan Penjualan

“Kami terus berinovasi agar tetap relevan dan fokus pada pelanggan. Melalui transformasi berbasis AI, Indosat membuka perspektif baru dalam penciptaan nilai dan pengalaman digital yang lebih aman serta personal,” ujarnya.

Sebagai bagian dari strategi tersebut, pada kuartal III 2025 Indosat meluncurkan Solusi Anti-Spam dan Anti-Scam berbasis platform AIvolusi5G, guna memperkuat keamanan digital pelanggan.

Selain itu, pada Agustus 2025 Indosat bersama Cisco juga meresmikan Sovereign Security Operations Center (SOC) pertama di Indonesia, sebagai langkah strategis untuk memperkuat ketahanan siber nasional dan kedaulatan digital.

Langkah ini melanjutkan kesuksesan pembentukan Indonesia AI Center of Excellence, yang menjadi tonggak penting dalam mempercepat adopsi teknologi AI di sektor telekomunikasi nasional.

Berita Terkait:  Tak dapat Disehatkan, OJK Cabut Izin Usaha PT PVK

Ekspansi Infrastruktur dan Komitmen Keamanan Digital

Hingga kuartal ketiga tahun ini, Indosat telah mengoperasikan lebih dari 208.000 BTS 4G di seluruh Indonesia, tumbuh 7,7% dibandingkan tahun sebelumnya, serta mempercepat pembangunan BTS 5G yang kini mencapai 1.404 titik.

Ekspansi jaringan ini, kata Vikram, menjadi fondasi utama dalam menghadirkan konektivitas digital yang cepat, andal, dan inklusif, sekaligus memperkuat ekosistem digital di Bali-Nusra dan seluruh wilayah Indonesia.

“Dengan fondasi yang kuat, eksekusi disiplin, dan inovasi berorientasi tujuan, kami optimistis dapat tumbuh berkelanjutan dan memberi dampak nyata bagi ekonomi digital nasional,” tegasnya.*** (dre)

 

Berita Terkini