Ketua DPRD Badung Pantau Kesiapan Imlek di Kuta dan Kuta Selatan Tekankan Kebhinekaan Toleransi Beragama

Foto: Ketua DPRD Kabupaten Badung, I Gusti Anom Gumanti bersama Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta, saat diwawancarai awak media, usai melakukan pemantauan kesiapan perayaan Hari Raya Imlek di wilayah Kecamatan Kuta dan Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung, Senin, 16 Pebruari 2026. (Balihotnews/ist).

Balihotnews.com | BADUNG – Ketua DPRD Kabupaten Badung, I Gusti Anom Gumanti melakukan pemantauan kesiapan perayaan Hari Raya Imlek di wilayah Kecamatan Kuta dan Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung, Senin, 16 Pebruari 2026.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Badung, Bagus Alit Sucipta, bersama Ketua GOW sekaligus Anggota DPRD Kabupaten Badung Yunita Oktarini, Ketua Gatriwara Kabupaten Badung Ayu Trisna, serta jajaran pejabat di lingkungan Kecamatan Kuta dan Kuta Selatan. Pemantauan diawali di Vihara Dharmayana Kuta.

Pada kesempatan itu, Anom Gumanti menyebut pihaknya berdialog dengan pengurus vihara dan tokoh umat untuk membahas berbagai aspek kesiapan perayaan Imlek.

Pembahasan meliputi jadwal dan rangkaian persembahyangan, kesiapan sarana prasarana, pengaturan parkir dan arus lalu lintas, hingga koordinasi pengamanan bersama aparat terkait.

Berita Terkait:  Kriyanusa 2026, Dekranasda Klungkung Kenalkan Produk Kerajinan Lokal

Selanjutnya, rombongan melanjutkan peninjauan ke Vihara Caow Eng Bio di Kelurahan Tanjung Benoa guna memastikan kesiapan pelaksanaan perayaan Imlek di wilayah Kuta Selatan.

“Itu artinya bahwa yang sembahyang itu bukan hanya umat Budha saja, tapi ada juga umat Hindu dan umat lainnya.
Hal tersebut berarti kebhinekaan sangat terjaga dengan baik.

Untuk itu, Anom Gumanti berharap Pemerintah Daerah agar kebhinekaan itu selalu dijaga bersama-sama dan toleransi sebagai harga mati bagi semua pihak untuk menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang memiliki banyak agama.

“Yang paling penting dari semua itu adalah konduktivitas daripada perayaan ini, terutama vihara ini berada di jalan besar. Mudah-mudahan teman-teman dari Kapolsek, Danramil dan Satpol PP serta Pemerintah Daerah yang berhubungan dengan jalan bisa kita libatkan bersama agar umat semakin nyaman sembahyang disini,” pungkasnya.

Berita Terkait:  Zat Kimia Mengurai Racun Masa Lalu lewat Single Baru Karsinoma 

Sementara itu, Wabup Badung Bagus Alit Sucipta menyatakan pemantauan dilakukan untuk memastikan faktor keamanan dan kelancaran lalu lintas terkait persiapan Hari Raya Imlek.

“Itu persiapan sudah maksimal menyambut Hari Raya Imlek, karena bagaimanapun juga Vihara yang berada di Kuta ini adalah salah satu vihara yang ada di pusat pariwisata, yaitu Kuta,” terangnya.

Untuk itu, pihaknya hadir di vihara sebagai bentuk perhatian pemerintah daerah dalam menghormati keberagaman beragama yang juga kental dengan unsur budaya.

“Mengapa dikatakan kental bernuansa budaya, karena kalau kita lihat bersama, bahwa vihara sudah berdiri sejak lama dan vihara disini menjadi sentral daripada kegiatan beragama bagi saudara-saudara kita yang melaksanakan ibadah terkait Hari Raya Imlek,” tambahnya.

Berita Terkait:  Jaga Peradaban dan Tradisi, Bupati Klungkung Hadiri Abhiseka Ida Dalem Smara Putra XVI

Melalui pemantauan ini diharapkan perayaan Imlek di Kabupaten Badung dapat berlangsung aman, tertib, dan khidmat sekaligus memperkuat semangat toleransi serta kerukunan antar umat beragama. (red).

 

Berita Terkini