Kanker Serviks Mengintai, ICMI Badung Dorong Perempuan Deteksi Dini

Ikatan Cendekiawan Muslim Se-Indonesia (ICMI) Orda Badung. (balihotnews/istimewa)

Balihotnews.com | BADUNG — Bahaya kanker serviks masih mengintai perempuan di Indonesia. Di tengah tingginya risiko tersebut, kesadaran masyarakat untuk melakukan deteksi dini justru dinilai masih rendah.

Kondisi ini menjadi perhatian Ikatan Cendekiawan Muslim Se-Indonesia (ICMI) Orda Badung. Organisasi tersebut menggelar edukasi kesehatan tentang kanker serviks di sela pelantikan pengurus Organisasi Satuan Kecamatan Mengwi, Abiansemal, dan Kuta Selatan di Gedung Pertemuan Kantor Camat Mengwi, Badung, Minggu (23/8/2026).

Ketua ICMI Orda Badung, Mohammad Thoha, mengatakan edukasi tersebut sengaja digelar sebagai bagian dari upaya ICMI memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.

“Berkaitan hal tersebut, maka kami ICMI Orda Badung menggelar edukasi kesehatan di sela melantik pengurus Organisasi Satuan Kecamatan wilayah Mengwi, Abiansemal, dan Kuta Selatan,” jelas Thoha.

Menurutnya, pembentukan kepengurusan di tingkat kecamatan merupakan wujud nyata amanah Silaturahmi Kerja Daerah (Silakda) untuk memperluas gerakan cendekiawan agar semakin inklusif dan bermanfaat bagi masyarakat luas.

Berita Terkait:  BPJS Kesehatan Perluas Kerja Sama dengan Asuransi Kesehatan Tambahan

Pelantikan tersebut turut dihadiri berbagai unsur masyarakat, mulai dari kader PKK dari sejumlah desa di Kecamatan Mengwi, majelis taklim, hingga tokoh masyarakat lintas agama.

Deteksi Dini Kanker Serviks Masih Rendah

Edukasi kesehatan mengenai kanker serviks disampaikan Dokter Ida Ayu Chandranita Manuaba dari Rumah Sakit Daerah (RSD) Mangusada, Badung.

Dokter Chandra menyoroti rendahnya kesadaran masyarakat untuk melakukan deteksi dini kanker serviks.

“Statistiknya baru 7 persen tiap populasi. Padahal, targetnya 70 persen. Ini rendah sekali. Padahal, pada 2030 mendatang, kasus kanker serviks harus nol,” terang Dokter Chandra.

Ia pun mengingatkan perempuan agar tidak mengabaikan gejala yang muncul, terutama jika terjadi berulang.

“Keputihan berulang-ulang, jangan anggap enteng. Sudah menopause, tiba-tiba berdarah. Atau berhubungan, tiba-tiba berdarah. Maka, segera ke layanan kesehatan,” pintanya.

Untuk pencegahan, pemeriksaan seperti pap smear dapat dilakukan sebagai bagian dari deteksi dini. Sementara pencegahan primer dapat dilakukan melalui vaksinasi HPV atau human papillomavirus.

Berita Terkait:  BPJS Gelontorkan Rp100 Triliun lebih untuk Biayai Penyakit Jantung

Virus HPV diketahui menjadi penyebab utama kanker serviks. Karena itu, menurut Dokter Chandra, kesadaran melakukan pencegahan dan pemeriksaan sejak dini menjadi penting.

Donor Darah hingga Pemeriksaan Kesehatan Gratis

Tak hanya edukasi kanker serviks, ICMI Orda Badung juga menggandeng Palang Merah Indonesia (PMI) Badung untuk menggelar donor darah.

Dokter Ani Rosidah, Dokter Ervina, dan Iyan bertugas menangani para peserta donor darah.

Dari target 50 peserta, sebanyak 38 orang mendaftarkan diri. Namun, hanya 21 orang yang dinyatakan lolos untuk melakukan donor darah.

“Yang 17 gagal dan 21 lolos. 17 orang gagal donor karena tensi, Hb tinggi atau darahnya kental, hingga faktor usia,” jelas Dokter Ani.

Selain donor darah, kegiatan tersebut juga diisi pemeriksaan kesehatan gratis. Dokter Ervina menyebut sebanyak 43 orang menjalani pemeriksaan yang meliputi tekanan darah, gula darah, kolesterol, hingga asam urat.

Berita Terkait:  PMI Bangli Perkuat Tata Kelola Organisasi dan Kualitas Pelayanan Kemanusiaan 

“Yang kena asam urat, mayoritas dari faktor makanan,” ungkapnya.

Farida Hanum: ICMI Harus Terus Berbuat untuk Sesama

Sementara itu, Kepala ICMI Orwil Bali, Hj. Farida Hanum Ritonga, menyampaikan ucapan selamat kepada para pengurus tiga kecamatan yang baru dilantik.

Ia berharap para pengurus baru tetap bersemangat menjalankan amanah organisasi dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Tetap semangat, berbuat kebajikan untuk sesama. ICMI cendekia. Selamat, Abiansemal Cendekia, Mengwi luar biasa, dan juga Kuta Selatan, para cendekia,” tutup Farida.

Rangkaian pelantikan, edukasi kesehatan, donor darah, dan pemeriksaan kesehatan gratis tersebut menjadi bagian dari upaya ICMI Orda Badung memperluas kiprah organisasi agar tidak hanya bergerak dalam bidang keorganisasian, tetapi juga hadir melalui kegiatan sosial dan kesehatan di tengah masyarakat. (drh)

Berita Terkini