Kader Demokrat Bali Diminta Tingkatkan Intensitas Komunikasi Bersama Rakyat Sensitif Situasi Sosial Terkini

Foto: Sekjen Partai Demokrat Herman Khaeron didampingi Ketua DPD Partai Demokrat Provinsi Bali, I Made Mudarta membuka resmi Rapat Kerja Daerah (Rakerda) DPD Partai Demokrat Provinsi Bali di Four Star by Trans Hotel, Renon, Denpasar, Selasa, 16 September 2025. (Balihotnews/ist).

Balihotnews.com | DENPASAR – Sekjen Partai Demokrat Herman Khaeron didampingi Ketua DPD Partai Demokrat Provinsi Bali, I Made Mudarta membuka resmi Rapat Kerja Daerah (Rakerda) DPD Partai Demokrat Provinsi Bali di Four Star by Trans Hotel, Renon, Denpasar, Selasa, 16 September 2025.

Menurutnya, Partai Demokrat sebagai organisasi seharusnya memiliki perencanaan kedepan dengan berkonsep yang sama.

Hingga saat ini, Partai Demokrat Provinsi Bali sedang berkumpul menyelenggarakan Rapat Kerja Daerah (Rakerda), guna merumuskan bersama yang harus dilakukan, melihat situasi sosial terkini, yang patut direspon.

Untuk itu, pihaknya dari Partai Demokrat sepatutnya sensitif terhadap situasi kemasyarakatan terkini. Oleh karenanya, seluruh kader Partai Demokrat Bali harus membicarakan situasi terkini secara bersama-sama. Apalagi, Rakerda sebagai amanat Kongres yang harus dijalankan, minimal dua tahun sekali.

Berita Terkait:  Gubernur Koster Terima Pamit Daniel Adityajaya, Apresiasi Soliditas Pemprov Bali dan Polda Bali

“Hari ini harus dijalankan sebagai organisasi Partai Demokrat memiliki program-program yang memang pro rakyat, menaruh simpati dan empati rakyat,” paparnya.

Untuk itu, Partai Demokrat Bali harus menunjukkan simpati dan empati kepada rakyat melalui Rakerda yang dirembug dan dirumuskan secara bersama-sama.

“Ada kegiatan, ada program. Apa yang telah dijanjikan pada masa kampanye, itu jalankan. Apa yang hari ini dibutuhkan masyarakat juga harus jalankan,” urainya.

Terlebih lagi, Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) memberikan amanah dan instruksi, bahwa intensitas komunikasi dengan rakyat harus ditingkatkan.

Tak hanya itu, Herman Khaeron merasa yakin dan percaya, bahwa Pimpinan dan Anggota Partai Demokrat Provinsi Bali juga sudah berkomunikasi bersama rakyat dengan baik. Namun, tentunya juga komunikasi harus ditingkatkan, supaya betul-betul ada nilai dari peningkatan percepatan dan lebih terbuka.

Berita Terkait:  Percepat Distribusi BBM, Gubernur Koster Terapkan WFH Tiga Hari, Dorong Operasional Depo dan SPBU 24 Jam

“Bahkan, diintruksikan kepada Ketua DPD dan Ketua DPC, agar kantornya dijadikan sebagai Rumah Aspirasi, supaya ada pengaduan dan program-program pro rakyat segera bisa direspon oleh Partai Demokrat melalui keberadaan Rumah Aspirasi,” harapnya.

Tak kalah pentingnya, mesin partai dan mesin penggerak harus berjalan dengan baik disertai dengan peningkatan KTA (Kartu Tanda Anggota) yang sejalan dengan berjalannya mesin partai.

Secara individu, Anggota Fraksi Dewan dan peminat menjadi Bupati dan Walikota harus bergerak dimulai dari sekarang.

“Itu Nabung Elektoral namanya mulai hari ini. Kalau kita jauh-jauh hari sudah bisa menarik simpati, maka kita juga memberikan simpati dan empati kepada rakyat sebagai bàgian dari Nabung Elektoral di masa mendatang,” pungkasnya.

Berita Terkait:  Penarikan Tiga Anggota Fraksi Partai Golkar DPRD Bali dari Pansus TRAP kembali Menjadi Sorotan

Rakerda ini langsung dihadiri Ketua DPD Partai Demokrat Provinsi Bali, I Made Mudarta didampingi Sekretaris, I Made Sada, Pengurus DPD Partai Demokrat Provinsi Bali dan seluruh Pengurus Dewan Kehormatan Daerah Partai Demokrat Bali.

Selain itu, turut hadir, Ketua, Sekretaris dan Bendahara DPC Partai Demokrat Kabupaten/Kota se-Bali, Kepala Bapilu DPD dan DPC Partai Demokrat Kabupaten/Kota se-Bali, Kepala BPOKK DPD dan DPC Partai Demokrat Kabupaten/Kota se-Bali, Fraksi Partai Demokrat DPRD Provinsi, Kabupaten/Kota se-Bali serta Ketua-Ketua PDRI Provinsi, Kabupaten/Kota se-Bali. (red).

 

Berita Terkini