Jelang Nyepi dan Idul Fitri, BULOG Imbau Warga Bali Tak Panic Buying

Pemimpin Wilayah Perum BULOG Bali, Muhamad Anwar,pada Selasa (10/2/2026)(Balihotnews/Ian)

Balihotnews.com | DENPASAR– Menjelang dua hari besar keagamaan, yakni Hari Raya Nyepi Tahun Caka 1948 dan Idul Fitri 1447 H, masyarakat Bali diimbau untuk tidak melakukan pembelian bahan pokok secara berlebihan. Imbauan ini disampaikan oleh Perum BULOG yang memastikan stok pangan, khususnya beras dan minyak goreng, dalam kondisi aman dan mencukupi.

Direktur Utama Perum BULOG, Ahmad Rizal Ramdhani, mengatakan bahwa ketersediaan Cadangan Beras Pemerintah (CBP) saat ini berada pada level yang sangat kuat secara nasional.

“Stok beras yang dikuasai BULOG saat ini berada pada level yang sangat kuat, yakni sekitar 3,74 juta ton. Dengan adanya panen di berbagai daerah serta upaya penyerapan yang terus kami lakukan, kami memproyeksikan stok tersebut akan meningkat dan pada akhir Maret dapat mencapai kisaran 4,5 hingga 5 juta ton,” ujarnya dalam keterangan di Jakarta, Senin (9/3/2026).

Berita Terkait:  Hari ke Tujuh Nihil, Tim SAR Gabungan Hentikan Pencarian Gede Adimas

Di tingkat daerah, Perum BULOG Kantor Wilayah Bali juga memastikan distribusi dan ketersediaan beras serta minyak goreng tetap terjaga. Hal ini dilakukan melalui koordinasi dengan berbagai pihak untuk memastikan pasokan pangan tetap stabil menjelang hari raya.

Pemimpin Wilayah Perum BULOG Bali, Muhamad Anwar, menegaskan bahwa masyarakat tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan bahan pokok di pasaran.

“Dengan stok beras yang kuat dan dukungan pasokan minyak goreng serta kerja sama yang baik dari berbagai sektor seperti Tim Satgas Pangan, pemerintah daerah, dinas terkait, dan stakeholder lainnya, kami memastikan pasokan tetap tersedia dan cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di Provinsi Bali,” ujarnya saat kegiatan buka puasa bersama media di Denpasar, Selasa (10/3/2026).

Berita Terkait:  Suasana Haru Mewarnai Tradisi Pelepasan Irjen Pol. Daniel Adityajaya di Mako Polda Bali

Selain memastikan ketersediaan stok, BULOG Bali juga terus memantau kondisi harga berbagai komoditas sembako di pasaran. Dari hasil pemantauan di lapangan, harga bahan pokok di Bali masih relatif stabil dan terkendali.

Muhamad Anwar pun mengajak masyarakat untuk berbelanja secara bijak dan tidak terpancing melakukan pembelian dalam jumlah besar. “Tidak perlu ada kepanikan di masyarakat. Stok pangan nasional, khususnya di Provinsi Bali, dalam kondisi aman dan pemerintah terus memastikan ketersediaannya. Kami mengajak masyarakat untuk tetap tenang dan berbelanja secara wajar,” pungkasnya.

Melalui langkah penguatan distribusi, penyerapan produksi dalam negeri, serta kerja sama dengan berbagai pihak, Perum BULOG bersama pemerintah berkomitmen menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan agar tetap terjangkau bagi masyarakat Bali. (ian)

Berita Terkait:  Pergi Mencari Pakan Ternak, Suriata Ditemukan tak Bernyawa 

Berita Terkini