ITDC Latih Pedagang Pantai The Nusa Dua Kelola Keuangan dan Produk secara Profesional

Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) bersama Public Community Relation (PCR) The Nusa Dua menggelar pelatihan peningkatan kapasitas bagi 60 pedagang pantai, Kamis (23/9/2025). (balihotnews/istimewa)
Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) bersama Public Community Relation (PCR) The Nusa Dua menggelar pelatihan peningkatan kapasitas bagi 60 pedagang pantai, Kamis (23/9/2025). (balihotnews/istimewa)

Balihotnews.com | BADUNG – Suasana pantai The Nusa Dua kini semakin hidup, tak hanya dengan panorama alamnya yang menawan tetapi juga semangat masyarakat yang ikut menjaga geliat pariwisata. Melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) bersama Public Community Relation (PCR) The Nusa Dua menggelar pelatihan peningkatan kapasitas bagi 60 pedagang pantai, Kamis (23/9/2025).

Pelatihan bertajuk Peningkatan Kapasitas Pedagang Pantai The Nusa Dua melalui Pengelolaan Keuangan dan Penataan Produk Efektif ini dirancang untuk memperkuat keterampilan usaha sekaligus mendukung citra The Nusa Dua sebagai destinasi wisata premium.

General Manager The Nusa Dua, I Made Agus Dwiatmika, mengatakan kegiatan ini merupakan bentuk nyata komitmen ITDC untuk tumbuh bersama masyarakat.

Berita Terkait:  Dampak Ekonomi Maybank Marathon 2026 di Bali Tembus Ratusan Miliar

“Pelatihan ini adalah wujud nyata komitmen kami untuk tumbuh dan berkarya bersama masyarakat. Kami ingin memastikan para pedagang pantai memiliki keterampilan yang relevan sehingga mampu mendukung standar layanan The Nusa Dua sebagai destinasi wisata premium,” ujar Dwiatmika.

Pelatihan mencakup dua materi utama. Pertama, “Cerdas Kelola Uang, Pengelolaan Keuangan Sederhana untuk Usaha Kecil”, yang memberikan pemahaman dasar tentang pencatatan dan pengaturan keuangan secara praktis dengan pendekatan simulasi dan lembar kerja harian.

Kedua, “Tata Produk Menarik, Tingkatkan Penjualan dengan Penataan Produk Efektif”, yang membantu peserta memahami pentingnya estetika visual dalam menata produk agar tampil lebih menarik dan mudah dijangkau pelanggan.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program Community Involvement and Development (CID) yang konsisten dijalankan ITDC untuk memperkuat sinergi antara pengelola kawasan dan masyarakat sekitar.

Berita Terkait:  Dari Sampah Menjadi Nilai Tambah, Pelindo Lanjutkan Program WISE di Ring 1 Pelabuhan Benoa 

Melalui pelatihan ini, ITDC berharap muncul dampak positif seperti meningkatnya profesionalisme pedagang lokal, penataan produk yang lebih menarik, dan layanan yang semakin berdaya saing.

“Kami yakin peningkatan kapasitas ini akan membawa manfaat nyata bagi para pedagang, mulai dari kemampuan mengelola usaha secara lebih mandiri hingga menata produk agar lebih menarik. Dengan keterampilan baru yang mereka miliki, para pedagang akan semakin percaya diri dalam melayani wisatawan dan mengembangkan usahanya ke arah yang lebih berkelanjutan,” tutup Dwiatmika. (red)

Berita Terkini