HUT Ke-64 BPD Bali: Kredit UMKM Melesat, Cetak Laba Rp670 Miliar

PT Bank Pembangunan Daerah Bali (Bank BPD Bali) genap berusia 64 tahun pada 5 Juni 2026.

Balihotnews.com | DENPASAR — Memasuki usia ke-64 tahun, PT Bank Pembangunan Daerah Bali (Bank BPD Bali) mencatatkan lonjakan kinerja keuangan yang impresif. Bank kebanggaan masyarakat Bali ini memantapkan langkahnya untuk naik kelas menjadi bank Kategori Kelompok Bank Modal Inti (KBMI) 2 pada tahun ini.

​Momentum perayaan yang jatuh pada 5 Juni 2026 ini mengusung tema ”Harmoni Bertumbuh Menjaga Stabilitas”. Filosofi tersebut menegaskan arah strategis perseroan untuk menyeimbangkan ekspansi bisnis dengan ketahanan institusi di tengah dinamika ekonomi global.

​Kinerja positif tersebut tecermin dari pencapaian laba perseroan yang menembus Rp670 miliar hingga 31 Mei 2026. Angka ini melonjak 16,50 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya.

​Pertumbuhan berkelanjutan Bank BPD Bali juga ditopang oleh total aset yang mencapai Rp43,12 triliun, tumbuh 8,19 persen secara tahunan. Sementara itu, penyaluran kredit tercatat sebesar Rp25,63 triliun atau naik 8,46 persen.

​Fokus Bank BPD Bali dalam mendukung ekonomi kerakyatan terlihat nyata pada penyaluran kredit sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Sektor ini mencatatkan pertumbuhan progresif sebesar 12,55 persen, menyentuh angka Rp13,51 triliun.

Berita Terkait:  Dinilai Teraktif Dukung SPI Pendidikan, KPK Beri Penghargaan Gubernur Koster 

​Dari sisi likuiditas, Dana Pihak Ketiga (DPK) tumbuh stabil 5,68 persen menjadi Rp35,40 triliun. Rentabilitas bank juga tercatat sangat sehat dengan Return on Assets (ROA) 4,29 persen dan Return on Equity (ROE) 28,39 persen.

​Kualitas kredit pun tetap terjaga dengan rasio kredit bermasalah (NPL Gross) di level yang sangat rendah, yakni 0,96 persen. Adapun Rasio Kecukupan Modal (CAR) berdiri kokoh di posisi 30,34 persen.

​Posisi permodalan Bank BPD Bali kian menguat berkat suntikan dana dari pemegang saham sebesar Rp746 miliar sepanjang tahun berjalan. Tambahan ini membuat total modal disetor mencapai Rp3,63 triliun dengan modal inti sebesar Rp5,98 triliun, membuka jalan mulus menuju status bank KBMI 2.

Berita Terkait:  Made Westra Resmi Gantikan Suadi Putra sebagai Anggota DPRD Denpasar

​Direktur Utama Bank BPD Bali I Nyoman Sudharma menyampaikan, pertumbuhan perseroan bukan sekadar mengejar angka pencapaian bisnis. Ekspansi usaha wajib berjalan beriringan dengan penguatan tata kelola, sistem, dan kepatuhan hukum.

​”Ekspansi usaha harus berjalan beriringan dengan peningkatan kualitas tata kelola serta inovasi yang terkendali. Ini demi menciptakan fondasi institusi yang kokoh untuk jangka panjang,” ujar Sudharma di Denpasar.

​Apresiasi Tingkat Nasional

​Kinerja cemerlang ini tak luput dari sorotan nasional. Dalam Rapat Kerja dan Rapat Dengar Pendapat Komisi II DPR RI bersama Menteri Dalam Negeri di Jakarta, Rabu (3/6/2026), Bank BPD Bali dinilai sangat strategis dalam memperluas akses pembiayaan masyarakat daerah.

​Anggota Komisi II DPR RI, Wahyudin Noor Aly, secara khusus menyoroti profitabilitas Bank BPD Bali yang sangat impresif jika dikomparasikan dengan ukuran asetnya.

​”Dengan aset di kisaran Rp40 triliun, labanya mencatatkan hasil yang sangat baik. Ini membuktikan bahwa bank dengan aset yang relatif tidak terlalu besar tetap dapat dikelola secara optimal untuk menghasilkan keuntungan maksimal bagi daerah,” tegas Wahyudin.

Berita Terkait:  Tidak dapat Disehatkan, OJK Cabut Izin Usaha Pt Credit Saison Indonesia Finance

​Merespons dukungan tersebut, Sudharma yang juga mewakili Asosiasi Bank Pembangunan Daerah (Asbanda) menekankan pentingnya regulasi yang solid bagi BUMD. Dukungan regulasi dinilai krusial agar fungsi intermediasi BPD dapat berjalan optimal dalam mendorong pembangunan daerah.

​Sebagai wujud syukur atas perjalanan lebih dari enam dekade, manajemen Bank BPD Bali turut menggelar serangkaian aksi sosial. Agenda tersebut mencakup persembahyangan bersama, penyerahan punia, bantuan panti asuhan, donor darah, hingga silaturahmi dengan para pendiri dan pensiunan pengurus bank.

​”Mewakili seluruh insan Bank BPD Bali, kami berterima kasih atas kepercayaan nasabah, pemegang saham, pemerintah, dan masyarakat. Kepercayaan ini adalah fondasi utama kami untuk terus bertumbuh dan memberikan layanan terbaik,” tutup Sudharma.*** (Bhn)

Berita Terkini