Harga Emas Meroket, Warga Berburu Investasi Lewat Aplikasi Ini!

Tabungan Emas Pegadaian. (balihotnews/dir)

Balihotnews.com | JAKARTA – Investasi emas kini semakin diminati masyarakat Indonesia di tengah ketidakpastian global, mulai dari geopolitik hingga perang dagang antara Amerika Serikat dan Tiongkok. Lonjakan harga emas tak menyurutkan minat masyarakat. Bahkan, antrian panjang pembeli emas menjadi pemandangan umum.

Namun, kini membeli emas tidak perlu lagi repot antri. PT Pegadaian, lembaga keuangan terpercaya dengan pengalaman lebih dari satu abad, menawarkan solusi investasi emas lewat Aplikasi Pegadaian Digital. Melalui aplikasi ini, masyarakat bisa melakukan pembelian emas, cicil emas, bahkan deposito emas, hanya lewat genggaman tangan.

Direktur TI & Digital Pegadaian, Teguh Wahyono, menjelaskan bahwa aplikasi ini memberikan kemudahan, keamanan, dan kenyamanan dalam bertransaksi. “Dengan memiliki Tabungan Emas Pegadaian, nasabah bisa langsung mendepositokan saldo Tabungan Emas-nya minimal 5 gram di Pegadaian Digital. Jadi nasabah tidak hanya mendapatkan gain dari peningkatan harga emas, namun juga imbal hasil dari saldo emas yang di depositokan,” ujar Teguh.

Berita Terkait:  Serahkan Tali Kasih ke Umat Khonghucu, Bupati Satria Perkokoh Kerukunan Umat lewat "Satria Peduli"

Di wilayah Bali, NTB, dan NTT, transaksi pembelian emas lewat aplikasi ini juga mencatat lonjakan signifikan. Pemimpin Wilayah Kanwil VII Bali Nusra, Arief Rinardi Sunardi, menambahkan, “Pegadaian Digital memberikan akses langsung kepada nasabah untuk bertransaksi Emas di Pegadaian, seperti pembelian saldo Tabungan Emas, Cicil Emas, maupun Deposito Emas. Hal ini tentu saja memudahkan nasabah dalam berinvestasi dengan skema investasi yang cocok sesuai dengan keinginan nasabah. Jumlah transaksi pembelian Emas melalui aplikasi Pegadaian Digital diwilayah Bali, NTB dan NTT juga mengalamin kenaikan yang signifikan”.

Pegadaian, yang kini berusia 124 tahun, memastikan bahwa seluruh transaksi Tabungan Emas diawasi langsung oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), sehingga terjamin keamanannya. Tren investasi emas ini pun terus meningkat. Pegadaian mencatatkan kenaikan penjualan Tabungan Emas sebesar Rp1 triliun dengan total saldo 552 kg hanya dalam kurun waktu 15–22 April 2025 — melonjak 93,4% dibandingkan bulan sebelumnya.

Berita Terkait:  Lima Tahun Memimpin PHDI, Wisnu Bawa Tenaya: Kami Mengarungi Samudera dan Naik Turun Gelombang

Salah satu nasabah, Seto (29), membagikan pengalamannya. “Aku termasuk rajin dalam menabung emas di Pegadaian. Aku suka karena mudah dan cepat. Kalau lagi butuh dana, tinggal GTE (Gadai Tabungan Emas) sejumlah saldo yang aku butuh. Gak sampai 5 menit uangnya langsung masuk ke rekening, terus kalau udah gajian bisa langsung di tebus, dan saldonya balik lagi. Pokoknya transaksi pakai Pegadaian Digital gampang, cepat, aman, dan nyaman karena bisa dimana saja dan kapan saja” ungkap Seto.

Dengan likuiditas tinggi dan ketahanan terhadap inflasi, emas tetap menjadi pilihan investasi paling aman di tengah ketidakpastian ekonomi. Pegadaian pun berkomitmen untuk terus meningkatkan literasi keuangan masyarakat, mendukung terciptanya masa depan Indonesia yang lebih cerah menuju era Indonesia Emas. (dir)

Berita Terkait:  BRIDA Klungkung Umumkan Pemenang Sayembara Cipta Hymne dan Mars Klungkung Mahottama

Berita Terkini