Balihotnews.com | DENPASAR – Gubernur Bali Wayan Koster menegaskan pentingnya transformasi gerakan koperasi agar mampu menjadi kekuatan utama ekonomi daerah.
Penegasan tersebut disampaikan Gubernur Bali Wayan Koster, saat menerima audiensi pengurus Dekopinwil Provinsi Bali periode 2025-2030 di Kantor Gubernur Bali, Senin, 9 Pebruari 2026.
Dalam pertemuan itu, Gubernur Koster menekankan bahwa koperasi tidak boleh berhenti sebagai lembaga administratif, tetapi harus berkembang menjadi fondasi ekonomi kerakyatan yang tangguh dan berkelanjutan.
Keberadaan Dekopinwil dinilai memiliki posisi vital sebagai mitra strategis pemerintah daerah dalam mengawal arah pembangunan ekonomi Bali.
Gub Gubernur Koster juga meminta seluruh program kerja Dekopinwil selaras dengan visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali, khususnya melalui implementasi Ekonomi Kerthi Bali yang menitikberatkan pada kemandirian, keberlanjutan, serta penguatan produk lokal.
“Koperasi harus menjadi soko guru yang nyata, bukan sekadar papan nama. Saya minta Dekopinwil proaktif mengawal kebijakan pro-rakyat, seperti implementasi Pergub pembatasan toko berjejaring. Koperasi harus hadir melindungi produk lokal kita agar mampu bersaing dan menjadi tuan rumah di tanah sendiri, bahkan menembus pasar global,” tegas Gubernur Koster di hadapan jajaran pengurus yang dipimpin I Nyoman Suwirta.
Selain penguatan kelembagaan, Koster memberi perhatian khusus pada regenerasi kepemimpinan koperasi. Menurutnya, modernisasi sistem dan pendekatan inklusif penting agar koperasi diminati generasi muda Bali.
“Dekopinwil harus bisa membuka pintu lebar-lebar bagi anak muda. Jadikan koperasi sebagai wadah ekonomi yang keren dan modern. Saya ingin melihat anak muda Bali masuk dan memimpin gerakan ekonomi kerakyatan ini,” tambahnya.
Sebagai dukungan konkret, Pemerintah Provinsi Bali menyatakan kesiapan memfasilitasi kebutuhan Dekopinwil secara bertahap.
Dukungan tersebut meliputi revitalisasi gedung kantor, penyediaan sarana penunjang, hingga penguatan sumber daya manusia guna memastikan gerakan koperasi memiliki fondasi kuat dalam mendukung program strategis daerah maupun nasional.
Ekonomi Kerthi Bali dan Transformasi Struktur Ekonomi
Ekonomi Kerthi Bali merupakan paradigma transformasi ekonomi yang bertujuan memulihkan jati diri Pulau Dewata melalui pembangunan yang tangguh, hijau, dan mandiri.
Konsep ini menggeser ketergantungan pada sektor pariwisata menuju diversifikasi ekonomi berbasis nilai kearifan lokal Sad Kerthi, yang menjaga keseimbangan alam, manusia, dan budaya secara berkelanjutan.
Implementasinya mencakup penguatan pertanian organik, sektor kelautan, industri kreatif, serta digitalisasi ekonomi untuk menciptakan struktur yang lebih inklusif bagi masyarakat lokal.
Melalui perpaduan tradisi dan inovasi modern, Ekonomi Kerthi Bali diarahkan untuk mewujudkan Bali Era Baru yang tidak hanya mengejar pertumbuhan ekonomi, tetapi juga menjamin kedaulatan pangan, energi bersih, serta kelestarian ekosistem bagi generasi mendatang. (red)








