Balihotnews.com | DENPASAR – Peta politik di Pulau Dewata bergerak dinamis jelang pelantikan pengurus baru Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Bali. Sejumlah tokoh senior dari Partai Golkar dan juga PDIP resmi ‘ganti baju’ dan merapat ke partai besutan Kaesang Pangarep tersebut.
Tak main-main, gerbong politikus kawakan ini langsung menduduki posisi strategis. I Wayan Suyasa, mantan Ketua DPD II Golkar Badung sekaligus Calon Bupati Badung di Pilkada 2024, didapuk menjadi Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PSI Bali.
Langkah Suyasa diikuti kolega dekatnya, I Komang ‘Kos’ Suarsana. Mantan Ketua Bappilu DPD I Golkar Bali ini dipercaya memegang mandat sebagai Bendahara DPW PSI Bali. Keduanya akan didampingi Cok Gede Ngurah Dwi Satria W di posisi Sekretaris Wilayah.
Kos Suarsana membenarkan manuver politik tersebut. Ia menyebut pelantikan pengurus baru akan digelar akhir pekan ini.
”Pelantikan rencananya digelar pada 24 Januari 2026 dalam agenda Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) PSI Provinsi Bali di Hotel The Trans Resort, Kerobokan,” ujar Suarsana saat dikonfirmasi, Selasa (20/1/2026) kemarin.
Ketua Umum PSI, Kaesang Pangarep, dijadwalkan hadir langsung untuk melantik jajaran pengurus baru tersebut.
Eks Wabup Tabanan Ikut Gabung
Kejutan tak hanya terjadi di level provinsi. Di Kabupaten Tabanan, I Made Edi Wirawan, kader PDIP yang juga mantan Wakil Bupati Tabanan periode 2020-2024, dikabarkan turut bergabung. Edi Wirawan dipercaya menakhodai DPD PSI Kabupaten Tabanan.
Bergabungnya para politikus senior ini mendapat respons positif dari internal PSI Bali. Anggota DPRD Bali dari PSI, Grace Anastasia Surya Widjaja, menegaskan penunjukan ini adalah hak prerogatif DPP yang wajib dihormati demi membesarkan partai.
Grace menilai pengalaman Suyasa memimpin partai besar sebelumnya adalah aset krusial. Ia menepis isu gejolak internal dan menyamakan situasi ini dengan penunjukan Kaesang sebagai Ketum.
“Mungkin ada tanggapan miring, tapi itu biasa. Contohnya Mas Kaesang, baru dua hari bergabung langsung jadi Ketum. Bagi kami itu wajar. Pak Suyasa sudah teruji, kapasitas beliau mumpuni untuk membesarkan PSI di Bali,” tegas Grace.
Kini lanjut Grace, fokus utama kader partai berlogo gajah di Bali itu adalah merapatkan barisan dan memanaskan mesin partai. “Apalagi Pak Jokowi sudah menyatakan dukungan penuh ke PSI, tugas kami sekarang menyiapkan mesin partai bekerja maksimal,” pungkasnya.*** (dre)







