Balihotnews.com | DENPASAR – Perjalanan karier seorang atlet memang tidak ada yang tahu. Begitu pula yang dialami oleh Lee Yang, eks pebulu tangkis ganda putra andalan China Taipei atau Taiwan.
Karier Lee Yang sejatinya cukup mentereng di kancah olahraga tepok bulu dunia. Bersama tandemnya Wang Chi-lin, Lee Yang tampil superior di ajang multievent Olimpiade.
Duet Lee Yang/Wang Chi-lin merupakan peraih medali emas di ajang empat tahunan tersebut. Tak tanggung-tanggung, mereka menjadi salah satu yang berhasil meraih emas secara back-to-back tepatnya pada edisi Olimpiade Tokyo 2020 dan Olimpiade Paris 2024.
Pada Olimpiade Tokyo 2020, Lee Yang bersama Wang Chi-lin berhasil mengalahkan “duet menara” China Li Junhui/Li Yuchen straight games, 21-18, 21-12. Empat tahun berselang tepatnya pada Olimpiade Paris 2024, eks ganda putra ranking dua dunia ini kembali membawa pulang medali emas.
Lee/Yang sukses naik ke podium tertinggi usai menumbangkan pasangan yang sempat naik daun saat itu asal China Liang Weikeng/Wang Chang melalui pertandingan rubber, 21-17, 18-21, 21-19.
Namun, setelah ajang Olimpiade Paris 2024, keputusan mengejutkan diambil oleh Lee Yang. Meskipun masih tergolong usia emas untuk bersaing di kancah bulu tangkis dunia, pria kelahiran 12 Agustus 1995 itu justru memilih gantung raket alias pensiun.
Lee Yang kini melatih atlet-atlet masa depan sebagai profesor penuh waktu di Universitas Olahraga Nasional Taiwan.
Tak hanya melatih, Lee Yang tampaknya lebih sibuk, karena Pemerintah Taiwan juga memberikannya tugas baru yang lebih berat, yakni sebagai Menteri Olahraga.
“Pemerintah Taiwan mengumumkan pada tanggal 9 bahwa mereka telah menunjuk Lee Yang (30), seorang atlet bulu tangkis yang dua kali mengalahkan Tiongkok di Olimpiade dan meraih medali emas, sebagai menteri pertama di Kementerian Olahraga yang baru dibentuk,” tulis media Korea Selatan Chosun.
Perdana Menteri Chou Rong-tai menjelaskan pemilihan Lee Yang sebagai Menteri Olahraga karena pria kelahiran Jinmen ini merupakan sosok yang bersih dan menonjol.
“Kami membentuk kementerian ini untuk mendukung atlet Taiwan di panggung global dan memastikan dunia melihat Taiwan. Kami memilih sosok yang bersih, menonjol, dan penuh simbolisme sebagai menteri pertama,” ucapnya.
Sementara itu, Lee Yang mengaku siap menjalankan peran barunya sebagai Menteri Olahraga Taiwan. “Saya akan memimpin kementerian ini dengan 200% dedikasi,” tuturnya usai penunjukan. (dir).





