Adi Arnawa Lepas 26 Duta Seni Badung ke PKB 2026

Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa (kedua kiri) menutup kegiatan PKB Badung 2026 sekaligus melepas 26 duta seni menuju Pesta Kesenian Bali ke-48 di Balai Budaya Giri Nata Mandala, Puspem Badung, Minggu (7/6/2026). (Balihotnews/red)
Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa (kedua kiri) menutup kegiatan PKB Badung 2026 sekaligus melepas 26 duta seni menuju Pesta Kesenian Bali ke-48 di Balai Budaya Giri Nata Mandala, Puspem Badung, Minggu (7/6/2026). (Balihotnews/red)

Balihotnews.com | MANGUPURA – Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa resmi menutup Pesta Kesenian Bali (PKB) Kabupaten Badung XLVIII Tahun 2026 yang berlangsung di Balai Budaya Giri Nata Mandala, Puspem Badung, Minggu (7/6/2026). Penutupan ini sekaligus dirangkaikan dengan pelepasan 26 duta seni yang akan mewakili Badung ke tingkat Provinsi Bali.

​Puluhan duta seni tersebut bakal berlaga dalam ajang PKB ke-48 Provinsi Bali pada 13 Juni hingga 11 Juli 2026 mendatang di Taman Budaya Art Centre, Denpasar. Mereka akan tampil di tiga kategori utama, yakni Utsawa (parade), Wimbakara (lomba), dan Reksadana (pagelaran).

​Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa meminta seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga dan mengembangkan seni budaya Bali. Menurutnya, kebudayaan merupakan identitas sekaligus fondasi utama pembangunan daerah.

Berita Terkait:  Serahkan Tali Kasih ke Umat Khonghucu, Bupati Satria Perkokoh Kerukunan Umat lewat "Satria Peduli"

​”Budaya tidak hanya menjadi identitas masyarakat Bali, tetapi juga merupakan kekuatan yang selama ini menopang sektor pariwisata dan perekonomian daerah,” kata Adi Arnawa didampingi Wakil Bupati Bagus Alit Sucipta.

​Lebih lanjut, bupati asal Pecatu, Kuta Selatan itu menegaskan, pembangunan di Gumi Keris harus berjalan seimbang. Pelestarian adat wajib beriringan dengan penguatan sektor penunjang lainnya, seperti infrastruktur dan peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM).

​Saat ini, Pemkab Badung tengah memprioritaskan pembangunan fasilitas publik, penanganan stunting, hingga peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan. Sinergi dan gotong royong menjadi kunci utama mewujudkan kemajuan Badung yang berkelanjutan.

​”Infrastruktur yang baik menjadi salah satu faktor penting dalam menciptakan kenyamanan masyarakat maupun wisatawan serta meningkatkan daya saing daerah,” imbuhnya.

Berita Terkait:  Menkum Targetkan Karya Jurnalistik Masuk Hak Cipta untuk Dapat Royalti 

​Ia berharap, ajang seni seperti PKB ini bisa menjadi ruang pembinaan dan regenerasi yang efektif. Dengan begitu, nilai-nilai tradisi Bali tetap relevan dan lestari di tengah perkembangan zaman.

​”Kami ingin kemajuan Badung tidak hanya tercermin dari pertumbuhan ekonomi, tetapi juga dari kualitas SDM serta kemampuan menjaga budaya,” tegas Adi Arnawa.

​Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan Kabupaten Badung I Gede Sukadana melaporkan, PKB Badung digelar untuk melestarikan seni budaya sekaligus mendukung pariwisata berkualitas berbasis Nangun Sat Kerthi Loka Bali.

​Selama gelaran PKB Badung, berbagai perlombaan juga sukses menyedot perhatian masyarakat. Di antaranya lomba busana endek, pembuatan gebogan buah lokal, hingga anyaman janur.

Berita Terkait:  Tinjau Abrasi Pantai Kuta, Megawati Minta Mitigasi Pesisir Tak Setengah-setengah

​Adapun 26 duta seni yang dilepas siap menampilkan performa terbaiknya di tingkat provinsi, mulai dari sekaa Gong Kebyar, Baleganjur, Gender Wayang, hingga Drama Gong.

​Acara penutupan ini turut dihadiri oleh jajaran Kepala OPD Kabupaten Badung, Ketua TP PKK Kabupaten Badung, Ketua GOW Badung, Ketua DWP Badung, serta seluruh peserta dan seniman PKB.*** (dre)

Berita Terkini