Dugaan Pelecehan Simbol Agama di Uluwatu, Dharma Restaurant Belum Beri Pernyataan Resmi

Foto: Dharma Restaurant Uluwatu diduga menempatkan simbol Dewa-Dewi di area toilet. (Balihotnews/ist).

Balihotnews.com | BADUNG – Dugaan pelecehan terhadap simbol agama Buddha di kawasan Uluwatu, Kabupaten Badung, menjadi perhatian publik.

Sorotan mengarah ke Dharma Restaurant berlokasi di kawasan Uluwatu, Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung setelah muncul laporan warga terkait penempatan simbol Dewa-Dewi di area toilet restoran tersebut.

Laporan yang beredar menyebutkan terdapat lukisan Dewa-Dewi di dalam toilet dan posisinya berada tepat di atas kloset. Selain itu, ditemukan pula plangkiran yang dipasang di dinding dan bersebelahan langsung dengan area toilet.

Kondisi tersebut memicu keberatan dari sejumlah warga. Mereka menilai penempatan simbol keagamaan di lokasi tersebut tidak pantas karena dapat menyinggung nilai kesucian agama dan norma budaya yang dijunjung tinggi masyarakat Bali.

Berita Terkait:  Sayang Dilewatkan! 5 Aktivitas Seru One Day Trip saat Liburan di Uluwatu Bali

Polemik ini juga menimbulkan desakan agar pihak pengelola segera memberikan klarifikasi terbuka kepada publik. Warga berharap ada penataan ulang dekorasi restoran agar tidak menimbulkan kesalahpahaman maupun potensi pelanggaran terhadap nilai-nilai spiritual.

Menindaklanjuti laporan itu, awak media melakukan pengecekan ke lokasi pada Rabu, 1 April 2026, sekaligus mengupayakan konfirmasi kepada pihak pengelola Dharma Restaurant.

Konfirmasi dilakukan melalui pesan WhatsApp kepada Fara selaku staf Dharma Restaurant. Dalam keterangannya, Fara mengaku belum dapat memberikan wawancara karena sedang berada di luar dinas.

Fara juga meminta agar pengajuan wawancara dilakukan melalui penjadwalan lebih dahulu dengan persetujuan pihak atasan.

Dari komunikasi tersebut juga diketahui bahwa Dharma Restaurant dimiliki oleh Warga Negara Indonesia (WNI) bernama Yulia dan bukan milik Warga Negara Asing (WNA).

Berita Terkait:  7 Tempat Wisata di Sekitar Uluwatu Bali Menyuguhkan Sunset yang Cantik Banget, Ayo Kunjungi!

Hingga berita ini diturunkan, pihak manajemen Dharma Restaurant belum memberikan pernyataan resmi terkait dugaan pelecehan simbol agama yang berkembang di tengah masyarakat.

Kasus ini menjadi pengingat pentingnya sensitivitas terhadap simbol-simbol keagamaan, terutama di Bali yang dikenal memiliki kehidupan adat, budaya, dan spiritualitas yang kuat. Penempatan simbol suci di ruang publik dinilai perlu memperhatikan norma serta penghormatan terhadap nilai agama agar tidak menimbulkan polemik. (red).

Berita Terkini