Disnaker ESDM Bali Perkuat Pengawasan K3 di Fasilitas Publik Lewat Riksa Uji Berkala

Foto: Dinas Ketenagakerjaan dan Energi Sumber Daya Mineral (Disnaker ESDM) Provinsi Bali melaksanakan pemeriksaan dan pengujian (riksa uji) objek K3 di UPTD Balai Laboratorium Kesehatan Kerthi Bali Sadhajiwa. (Balihotnews/ist).

Balihotnews.com | DENPASAR – Dalam rangka meningkatkan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) di fasilitas publik, Dinas Ketenagakerjaan dan Energi Sumber Daya Mineral (Disnaker ESDM) Provinsi Bali melaksanakan pemeriksaan dan pengujian (riksa uji) objek K3 di UPTD Balai Laboratorium Kesehatan Kerthi Bali Sadhajiwa. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Bulan K3 Nasional Tahun 2026.

Kepala Disnaker dan ESDM Provinsi Bali, Ida Bagus Setiawan menyampaikan bahwa riksa uji dilakukan dengan melibatkan tenaga ahli dari DPW Asosiasi PJK3 Riksa Uji Bali.

Pemeriksaan mencakup berbagai peralatan dan instalasi vital, seperti Pesawat Tenaga dan Produksi berupa generator set, Pesawat Uap Bejana Tekan (auto clave), elevator jenis dumbwaiter, instalasi listrik, instalasi penyalur petir, hingga sistem alarm kebakaran dan alat pemadam api ringan (APAR).

Berita Terkait:  El Nino Ancam Produksi Pangan, Koperasi Pertanian ASEAN Didorong makin Kuat

“Khusus untuk riksa uji lingkungan kerja dilakukan oleh Penguji K3 dari UPTD Balai Hyperkes dan Keselamatan Kerja Provinsi Bali,” kata Kepala Disnaker dan ESDM Provinsi Bali, Ida Bagus Setiawan, dalam siaran persnya, Jumat, 23 Januari 2026.

Menurut Ida Bagus Setiawan, pelaksanaan riksa uji ini menjadi langkah strategis untuk memastikan seluruh aspek K3 terpenuhi, sekaligus memberikan jaminan keselamatan bagi tenaga kerja serta keamanan lingkungan kerja di UPTD Balai Laboratorium Kesehatan Kerthi Bali Sadhajiwa.

Selain riksa uji, Disnaker dan ESDM Bali juga menggelar berbagai kegiatan lain dalam rangka Bulan K3 Nasional 2026. Kegiatan diawali dengan upacara peringatan Bulan K3 pada 12 Januari 2026 di Kantor Disnaker dan ESDM Provinsi Bali, kemudian dilanjutkan dengan sosialisasi literasi keuangan dan manajemen risiko pada 19 Januari 2026.

Berita Terkait:  El Nino Ancam Produksi Pangan, Koperasi Pertanian ASEAN Didorong makin Kuat

Rangkaian kegiatan berikutnya meliputi Diseminasi Penerapan Norma Keselamatan dan Kesehatan Kerja di tempat kerja yang digelar secara hybrid pada 27 Januari 2026, dengan melibatkan 50 perusahaan secara luring dan sekitar 1.000 perusahaan secara daring.

Selanjutnya, pada 10 Februari 2026 akan dilaksanakan workshop peningkatan norma K3 bagi SPPG penyelenggara Program MBG, yang diikuti 13 SPPG di Kota Denpasar secara luring dan sekitar 180 SPPG se-Bali secara daring.

Bulan K3 Nasional Tahun 2026 mengangkat tema “Membangun Ekosistem Pengelolaan K3 yang Profesional, Andal, dan Kolaboratif”. Tema tersebut dinilai sejalan dengan tantangan global yang menuntut peningkatan kualitas sumber daya manusia, produktivitas kerja, serta daya saing berkelanjutan di tengah dinamika dunia kerja.

Berita Terkait:  El Nino Ancam Produksi Pangan, Koperasi Pertanian ASEAN Didorong makin Kuat

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali bersama seluruh pemangku kepentingan pun menegaskan komitmennya untuk menciptakan lingkungan kerja yang aman, sehat, dan nyaman, sekaligus memberikan perlindungan maksimal terhadap risiko kerja. (red).

 

 

Berita Terkini