Balihotnews.com | BULELENG – Pemerintah Kabupaten Buleleng mengambil langkah konkret untuk mentransformasi perekonomian desa melalui pendekatan digital. Sebanyak 14 desa resmi berstatus “desa digital” usai dilaunching Bupati I Nyoman Sutjidra di kawasan wisata Lovina, Rabu (16/7/2025).
Program ini tak hanya bicara teknologi, tapi menyasar penguatan ekonomi lokal dan penataan ulang sistem penerimaan daerah berbasis digital.
“Kalau masyarakat yakin bahwa pajak yang mereka bayar tidak bocor, maka kepercayaan akan meningkat. QRIS adalah bagian dari solusi itu,” tegas Sutjidra.
Melalui pengelolaan keuangan desa berbasis digital, Pemkab Buleleng ingin memastikan bahwa setiap transaksi tercatat rapi dan akuntabel. Tak hanya mempercepat pelayanan, sistem ini juga diperkirakan mampu mengurangi potensi korupsi serta kebocoran pajak.
Langkah ini menjadi bagian dari upaya daerah merespons percepatan nasional menuju digitalisasi. Bank Indonesia pun hadir memberikan dukungan. “Penguatan TP2DD (Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah) sangat penting agar semua daerah sinkron menuju Indonesia Emas 2045,” kata Advisor BI Perwakilan Bali, Indra Gunawan Sutarto.
Sebagai catatan, Buleleng tahun lalu meraih skor 100% pada ajang Championship Digitalisasi Daerah. Sebuah pencapaian yang kini terus ditindaklanjuti dengan peluncuran desa-desa digital dan optimalisasi kanal pembayaran seperti QRIS.
“Bayar retribusi hingga belanja lokal pakai QRIS. Transparan, efisien, dan mendorong ekonomi lokal,” tambah Sutjidra.
Desa-desa yang diluncurkan antara lain Desa Kayuputih, Lemukih, Tajun, Panji, Pejarakan, hingga Pemuteran. Di tiap desa, pengelolaan melalui Bumdes menjadi garda depan implementasi digital.
Selain desa, kawasan wisata Binaria-Lovina juga disiapkan sebagai prototipe destinasi wisata digital, memadukan layanan nontunai, promosi daring, hingga pengelolaan data pengunjung secara digital.
Dengan inisiatif ini, Buleleng semakin mantap menapaki jalur daerah digital yang tak hanya modern, tapi juga berdampak langsung bagi masyarakat.





