Bupati Satria Tutup Nusa Penida Festival 2025: Pariwisata Harus Lestari Demi Generasi Mendatang

Foto: Bupati Klungkung, I Made Satria resmi menutup Nusa Penida Festival ke-8 Tahun 2025 yang berlangsung selama empat hari, yang berakhir, Minggu, 9 November 2025. (Balihotnews/ist).

Balihotnews.com | KLUNGKUNG – Bupati Klungkung, I Made Satria resmi menutup Nusa Penida Festival ke-8 Tahun 2025 yang berlangsung selama empat hari, yang berakhir, Minggu, 9 November 2025.

Festival yang masuk dalam daftar Karisma Event Nusantara (KEN) Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif ini sukses menjadi ajang kolaborasi lintas sektor dengan tema “The Soul Of Tomorrow”.

Tema tersebut menjadi pengingat penting akan semangat menjaga budaya, tradisi, dan keindahan alam Nusa Penida agar tetap lestari. “Pembangunan pariwisata bukan sekedar membangun destinasi, tetapi juga menjaga harmoni antara manusia dan alam, antara kearifan lokal dan berkelanjutan,” kata Bupati Satria dalam sambutannya.

Bupati Satria menegaskan bahwa Nusa Penida Festival bukan hanya ajang hiburan, tetapi juga sarana promosi strategis untuk memperkenalkan potensi pariwisata Kabupaten Klungkung, khususnya Nusa Penida. Festival ini diharapkan mampu meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan, memperpanjang lama tinggal, serta berdampak langsung pada peningkatan ekonomi masyarakat dan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Berita Terkait:  Pertamina Janji Sehari Tak Kelar, Koster Datangi Direktur Pertamina di Sanggaran

“Kegiatan ini tidak hanya menampilkan keindahan dan kekayaan budaya Nusa Penida, tetapi juga menguatkan kolaborasi lintas sektor dalam membangun pariwisata yang berdaya saing, berbudaya, dan berkelanjutan. Melalui kesempatan ini saya mengajak semua pihak untuk senantiasa dapat mempromosikan daya tarik Nusa Penida serta menjaga pariwisata Nusa Penida agar terus berkembang dan berkelanjutan sehingga nantinya dapat terus dinikmati oleh anak cucu dan generasi penerus,” ajak Bupati Satria.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya festival ini, termasuk Forkopimda, lembaga pariwisata, Perbekel dan Bendesa se-Nusa Penida, pelaku UMKM, pengisi acara, serta masyarakat dan wisatawan yang terus menjaga semangat pariwisata berkelanjutan.

Berita Terkait:  Cegah Krisis Air Bali, Wamenpar Ni Luh Puspa Tanam 12.500 Bambu di Lempuyang

Acara penutupan juga diisi dengan penyerahan penghargaan kepada sponsor pendukung, penyerahan sertifikat Hak Atas Kekayaan Intelektual (HAKI) kepada sejumlah pelaku UMKM, serta launching website resmi pariwisata Klungkung sebagai langkah digitalisasi promosi destinasi wisata daerah.

Dengan berakhirnya festival ini, diharapkan Nusa Penida semakin dikenal sebagai destinasi wisata berkelanjutan yang menjunjung tinggi kearifan lokal dan pelestarian alam. (red).

Berita Terkini