Balihotnews.com | KLUNGKUNG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klungkung resmi menjalin kerja sama dengan Desa Adat Sekartaji dalam pengelolaan Tempat Rekreasi Objek dan Daya Tarik Wisata Bukit Teletubbies di Nusa Penida.
Untuk itu, Bupati Klungkung, I Made Satria melakukan penandatanganan Dokumen Kesepakatan Bersama dan Perjanjian Kerja Sama dengan Desa Adat Selartaji di Ruang Rapat Kantor Bupati Klungkung, Kamis, 15 Januari 2026.
Penandatanganan kerja sama ini turut disaksikan Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Klungkung I Gusti Ketut Suardika, Plt Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Klungkung I Gusti Agung Gede Putra Mahajaya serta sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.
Kerja sama ini bertujuan untuk meningkatkan penerapan sapta pesona di kawasan Daya Tarik Wisata Bukit Teletubbies, menyediakan fasilitas pendukung pariwisata serta mendorong pengembangan kegiatan ekonomi kreatif masyarakat lokal.
Selain itu, pengelolaan terpadu ini diharapkan mampu meningkatkan kunjungan wisatawan sekaligus berkontribusi terhadap peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Klungkung.
Bupati Klungkung I Made Satria menyambut baik terjalinnya kerja sama tersebut. Ia menegaskan bahwa pengelolaan destinasi wisata secara terencana akan memberikan dampak positif bagi daerah, khususnya dalam peningkatan PAD.
Bupati Satria juga menekankan komitmen Pemkab Klungkung untuk menata seluruh titik destinasi wisata di Nusa Penida secara berkelanjutan.
Selain penataan, Bupati Satria mengajak seluruh elemen masyarakat untuk turut menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan di kawasan wisata.
“Jadi, ketika kita memulai melakukan penataan objek wisata, mari tingkatkan kolaborasi antara pemerintah daerah dengan pemerintah desa ini dengan sebaik-baiknya menuju pembangunan Klungkung yang Maju, Harmonis, Tentram dan Makmur (Mahottama),” harapnya.
Sementara itu, Bendesa Adat Sekartaji I Komang Kertayasa menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Klungkung atas fasilitasi yang diberikan dalam proses kerja sama tersebut.
Ia berharap kolaborasi ini dapat menjadi langkah strategis dalam membangun sektor pariwisata sekaligus meningkatkan PAD Kabupaten Klungkung melalui pengelolaan destinasi wisata berbasis desa adat. (red).






