Balihotnews.com | KLUNGKUNG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klungkung mulai mematangkan langkah pengamanan menjelang Hari Raya Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.
Bupati Klungkung, I Made Satria menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Lintas Sektoral bersama unsur Forkopimda dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait di Aula Kantor Polres Klungkung, Selasa, 16 Desember 2025.
Rakor tersebut turut dihadiri Kapolres Klungkung, Dandim 1610/Klungkung, Forkompinda serta sejumlah pemangku kepentingan. Pertemuan ini bertujuan menyatukan langkah lintas sektor guna memastikan perayaan Natal dan pergantian tahun berjalan aman, tertib dan kondusif di wilayah Kabupaten Klungkung.
Dalam arahannya, Bupati I Made Satria menegaskan bahwa rakor ini merupakan tindak lanjut dari Surat Edaran Menteri Dalam Negeri Nomor 400.6.1/9548/SJ tentang Kesiapsiagaan Pemerintah Daerah pada Saat Perayaan Hari Raya Natal dan Tahun Baru 2026.
Beberapa poin kesiapsiagaan yang ditekankan antara lain penguatan koordinasi, pengendalian, monitoring, serta fasilitasi persiapan perayaan Natal 2025 dan malam pergantian Tahun Baru 2026 bersama Forkompinda dan seluruh pemangku kepentingan.
Selain itu, pemetaan kegiatan keagamaan di tempat ibadah juga menjadi perhatian utama, khususnya pada perayaan ibadah Natal dan malam Tahun Baru. Pemerintah daerah diminta berkoordinasi dengan Forkompinda dan Forkompimcam untuk memastikan pengamanan berjalan optimal demi menciptakan situasi yang aman dan nyaman.
Pengawasan terhadap objek wisata, pusat hiburan, pusat perbelanjaan, fasilitas umum, pelabuhan dan ruang publik lainnya yang berpotensi mengalami lonjakan pengunjung juga menjadi fokus pengamanan.
“Mari bersama-sama jalin kerjasama dan koordinasi yang baik dalam menjalankan tugas sehingga pelaksanaan Natal dan Tahun Baru ini berjalan dengan aman, lancar dan tertib di Kabupaten Klungkung,” harapnya.
Sementara itu, Kapolres Klungkung AKBP Alfos W.P Letsoin menyampaikan bahwa rakor lintas sektoral ini bertujuan menyamakan persepsi dalam pelaksanaan pengamanan Natal dan Tahun Baru, sekaligus meningkatkan sinergitas antara TNI, Polri, pemerintah daerah dan masyarakat.
Ia juga menegaskan pentingnya kesiapan setiap instansi dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab masing-masing guna memastikan seluruh rangkaian perayaan berjalan dengan aman dan terkendali. (red).






