BNNP Bali Kukuhkan Relawan AMUBA dari 10 Kampus, Gandeng AFP dan AIPJ 3

BNNP Bali kukuhkan relawan AMUBA (Anak Muda Anti Narkoba). (dok.istimewa)
BNNP Bali kukuhkan relawan AMUBA (Anak Muda Anti Narkoba). (dok.istimewa)

Balihotnews.com | DENPASAR – Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Bali memperkuat sinergi global dalam upaya pencegahan narkotika dengan mengukuhkan relawan AMUBA (Anak Muda Anti Narkoba) dari sepuluh kampus besar di Bali.

Pengukuhan tersebut dilakukan dalam kegiatan Bimbingan Teknis P4GN yang digelar Bidang Pemberdayaan Masyarakat BNNP Bali selama dua hari, Kamis (26/2) hingga Jumat (27/2), di Grand Mirah Boutique Hotel Denpasar. Kegiatan ini terlaksana melalui kolaborasi strategis antara BNNP Bali, Australian Federal Police (AFP), dan Australia Indonesia Partnership for Justice (AIPJ 3).

Kegiatan dibuka langsung oleh Kepala BNN Provinsi Bali, Brigjen Pol. Budi Sajidin, M.Si., bersama Detective Inspector Judy Goldsmit selaku AFP Liaison Officer wilayah Bali, NTB, dan NTT.

Berita Terkait:  Kegiatan Aksi Sosial TP PKK Provinsi Bali “Bergerak dan Berbagi” Sasar Tiga Lokasi di Kabupaten Karangasem 

Dalam arahannya, Brigjen Pol Budi Sajidin menegaskan pentingnya kolaborasi antara aparat penegak hukum dan kalangan akademisi untuk memperkuat upaya pencegahan serta penyebaran informasi yang benar mengenai bahaya penyalahgunaan narkotika.

“Sinergi ini bertujuan menjadikan mahasiswa sebagai perpanjangan tangan BNN dalam mengedukasi masyarakat, khususnya generasi muda, mengenai bahaya narkoba,” tegasnya.

Data terkini mengenai tren penyalahgunaan narkotika di Bali dipaparkan oleh Kasubdit 3 Dit Narkoba Polda Bali, AKBP Nyoman Sebudi, SH. Pemaparan tersebut menjadi dasar penyusunan strategi pencegahan berbasis kampus.

Pembekalan Komperhensif

Peserta juga mendapat pembekalan komprehensif, mulai dari strategi membangun motivasi penggiat anti narkoba oleh Dr. AAA. Ngurah Tini Rusmini Gorda. Teknik public speaking oleh Putu Suprapti Santy Sastra, hingga pemanfaatan media sosial untuk kampanye pemberantasan narkotika oleh Dinas Kominfos Provinsi Bali. Selain itu, Widyaiswara BKPSDM Provinsi Bali membimbing peserta dalam penyusunan rencana aksi yang aplikatif.

Berita Terkait:  KMHDI: Keadilan tak boleh Menunggu Viral, Selamat Datang Kapolri Suyudi Ario Seto

Sepuluh perguruan tinggi yang terlibat mengirimkan dosen pembimbing dan pengurus BEM sebagai delegasi. Kampus tersebut yakni Universitas Ngurah Rai, Universitas Pendidikan Nasional (Undiknas), Institut Seni Indonesia (ISI) Bali, ITB Stikom Bali, Universitas Dhyana Pura, Universitas Triatma Mulya, Universitas Mahasaraswati, Politeknik Negeri Bali, Itekes Bali, serta Monarch Dalung.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan deklarasi dan pengukuhan relawan AMUBA. Mahasiswa yang tergabung resmi bertugas sebagai garda terdepan dalam edukasi sebaya di lingkungan kampus masing-masing.

BNNP Bali berharap penguatan yang didukung AFP dan AIPJ 3 ini mampu menciptakan ekosistem kampus yang mandiri dan berkelanjutan dalam mencegah peredaran gelap narkotika, sejalan dengan visi Bali Bersinar (Bersih Narkoba). (red)

Berita Terkait:  Tiga Hari Pelatihan, Kader Posyandu Klungkung Diperkuat untuk Implementasikan 6 SPM

Berita Terkini